Category: Berita

SERAH TERIMA JABATAN DAN PISAH SAMBUT DEKAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM UIN RADEN FATAH PALEMBANG

FUSHPI Melesat— Sebagai bentuk perpisahan demisioner Dekan Fakultas Ushuluddin dan pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang masa bakti periode 2017-2020 yaitu Dr. Alfi Julizun Azwar, M.Ag. Serta penyambutan Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang masa bakti periode 2020-2024 yaitu Prof. Dr. Ris’an Rusli, MA. Maka pengelola Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam dalam hal ini seluruh Dosen dan Pegawai Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam mengadakan acara Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang, yang diselenggarakan pada hari Selasa, tanggal 11 Agustus 2020, bertempat di Ruang Munaqasyah Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang

Kegiatan ini dipimpin oleh MC, Heni Indrayani, MA,  yang juga sekaligus sebagai Dosen UIN Raden Fatah Palembang. Dalam kesempatan ini, acara Pisah Sambut berjalan dengan lancar dan penuh dengan kehangatan. Kegiatan ini tentunya, tetap memperhatikan standar Protokoler Kesehatan (Menggunakan masker, jaga jarak dan penyiapan Hand Sanitizer) dimana saat ini masih berada pada masa Pandemi Covid-19.

Kegiatan ini diawali oleh Kesan dan Pesan dari salah Satu Dosen Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Hedhri Nadhiran, M.Ag, bahwa selama Kepemimpinan Bapak Dr. Alfi Julizun Azwar, memberikan kesan yang baik, dengan kepemimpinan ke Bapakan, Mengayomi seluruh Dosen dan Pegawai di Lingkungan Fakultas.

Dalam Kesempatan ini, Bapak Dr. Alfi Julizun Azwar, M.Ag mengatakan dan meyakini dalam Kepemimpinan Dekan Baru dari Bapak Prof. Dr. Ris’an Rusli MA, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Akan Semakin Melesat.

Prof. Dr. Ris’an Rusli, MA. dalam Sambutannya berharap Seluruh Jajaran Dosen dan Pegawai memiliki rasa kebersamaan kekeluargaan saling mendukung untuk kepentingan Kemajuan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, dan Prof. Ris’an juga berharap agar Para Wakil Dekan yang akan terpilih nanti wajib bisa membaur aktif turun memantau semua kegiatan, untuk itu Prof. Risan meminta saran dari segenap Dosen Pegawai untuk bisa memberikan masukkan dalam pemilihan Wakil Dekan yang akan datang nanti, untuk bisa memilih Wakil Dekan yang berkompeten, tanggung jawab, berkredibilitas, aktif dan peka terahadap apa yang terjadi dilingkungan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam.

Kegiatan yang penuh suka cita dan kehangatan ini, ditutup dengan Doa oleh Mugiyono, M.Hum dan dilanjutkan makan siang bersama.

PROF. DR. NYAYU KHODIJAH, S.AG, M.SI. REKTOR BARU UIN RADEN FATAH PALEMBANG PERIODE 2020 – 2024.

 

 

Selamat atas dilantiknya Ibu Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag, M.Si. sebagai Rektor UIN Raden Fatah Palembang Periode 2020 – 2024.

SURAT TERBUKA REKTOR UIN RADEN FATAH PALEMBANG

Surat Terbuka Rektot untuk Peserta Wisuda Ke-73 Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

PRODI TASAWUF DAN PSIKOTERAPI UIN RADEN FATAH PALEMBANG ADAKAN PELATIHAN METODE DIAGNOSIS TIBBUNNABAWI

Diikuti oleh 105 peserta yang terdiri dari 63 orang Mahasiswa prodi tasawuf dan psikoterapi,12 orang utusan dosen dan 30 peserta utusan dari PBI. Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi UIN Raden Fatah, Palembang. mengadakan Pelatihan metode diagnosa thibbunnabawi yang diselenggarakan di Gedung Rafa UIN Raden Fatah (sabtu,29 Febuari 2020)

Dalam sambutan Kepala Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Dr. H. Wijaya,M.Si, menyatakan bahwa seminar dan pelatihan ini dalam rangka meningkatkan kemampuan dan kompetensi yang berbasis kepada akreditasi,profesi dan untuk meningkatkan kemampuan personal, akademikal, dan profesional mahasiswa serta meningkatkan keterampilan metodelogi pengobatan atau terapi fisik yang berbasis alamiah, ilmiah, dan ilahiah.

Dalam Sambutan Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Dr. Alfi Julizun Azwar, M.Ag, menegaskan bahwa beliau mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Wijaya selaku kaprodi tasawuf dan psikoterapi. Pelatihan ini bertujuan untuk melatih mahasiswa supaya terampil dan memperoleh Surat Keterangan Pendamping ijazah yang terakreditasi di BNSP.

“Dibandingkan dengan prodi-prodi lain yang ada,memang kemampuan praktis yang harus dimiliki mahasiswa tasawuf dan psikoterapi adalah sesuatu yang mutlak. Terobosan– terobosan yang dilakukan oleh Pak Wijaya adalah sesuatu yang luar biasa sehingga patut dicontoh oleh prodi-prodi lain”.

Selanjutnya ketua PBI, Muhammad Yusuf, mengungkapakan bahwa perkumpulan bekam indonesia dalam hal ini pengurus Sumsel mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya apa yang dilakukan oleh prodi Tasawuf dan psikoterapi ini,terutama dalam bidang diagnosa metode thibbunnabawi. Sehingga Pengurus PBI Pusat menurunkan orang – orang yang handal dan berkompeten.

Untuk materi yang terkait dengan anatomi sistem pernafasan dan titik bekam disampaikan oleh dr. Indri Seta Septadina, M.Kes sedangkan materi Diagnosis thibbunnabawi sebagai pondasi penentuan terapi bekam disampaikan oleh Zubaida Rahma,selaku ahli herbal dan praktisi bekam.

Narasumber – narasumber yang kami kirim dan utus ini merupakan narasumber yang memang betul – betul memiliki kompetensi dibidangnya.
Dan telah memiliki sertifikat keprofesian yang dikeluarkan oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).Sehingga apa yang diharapkan oleh Ka. Prodi dan Pak Dekan dapat terealisasi. Agar mahasiswa memiliki kemampuan juga dapat Sertifikat yang dikeluarkan oleh LSP. Sehingga pada saatnya bisa memeroleh izin praktek dari Kementerian Kesehatan RI.

Lebih jauh ditegaskan oleh Haji Wijaya,Kaprodi Tasawuf dan Psikoterapi UIN Raddn Fatah Palembang, Bahwa banyak orang yang tidak paham jika Islam bukan hanya aspek ritual saja tetapi meliputi seluruh aspek kehidupan, termasuk hidup sehat ala Islam tegas lelaki yang beperawakan kekar dan terkenal ramah ini.

“Sesungguhnya banyak orang yang tidak tahu bahwa Islam melalui Nabi Muhammad SAW memiliki juga metode pengobatan sendiri yang dikenal dengan metode pengobatan ala Nabi, atau Thibbunnabawi” Tegas Wijaya, sambil menunjukkan buku Thibbunnabawi karangan Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah. Mengakhiri pembicaraan ini.

KIAT SUKSES USWATUN HASANAH, MAHASISWI BERPRESTASI PRODI ILMU AL-QURAN DAN TAFSIR

PALEMBANG-Menjadi mahasiswa berprestasi tentu sangat istimewa. Namun impian itu bukanlah untuk segelintir orang saja. Karena pada dasarnya semua mahasiswa bisa berprestasi, asalkan ia mau mencoba dan tekun berusaha.

Itulah yang disampaikan Uswatun Hasanah Mahasiswi Berprestasi yang masih kuliah di semester 2 jurusan Ilmu Alquran dan Tafsir Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah (RF) Palembang. Pada tahun 2019 lalu ia mendapatkan anugerah “STUDENT AWARD” dari pihak UIN RF Palembang.

Apa prestasi Uswatun Hasanah? ternyata
Uswatun Hasanah atau yang biasa dipanggil dengan Uswah mendapatkan banyak penghargaan. Pada saat mau Ospek dulu seluruh Mahasiswa baru disuruh mengumpulkan piagam prestasi yg pernah didapat. Uswah ternyata memiliki piagam-piagam penghargaan dari MI ( madrasah Ibtidaiyah ) sampai masuk UIN kurang lebih 100 piagam/penghargaan.

Atas prestasinya itu, Uswah dipanggil Bapak Wakil Dekan III Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam dan memintanya untuk membawa piagam asli prestasi-prestasi itu.

“Uswah juga selalu diikutkan di setiap event perlombaan dan Alhamdulillah selalu di Ridhoi Allah SWT, untuk menjadi pemenang” ujar Uswah saat diwawancarai baru-baru ini.

Pada semester 1 di UIN lalu, Uswah sudah berhasil mendapatkan 12 piagam prestasi. Diantaranya :
1. Juara 1 lomba Tausiah yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatab 14 November 2019
2. Juara 1 Syarhil Quran tanggal 23-24 November 2019 di Graha pendidikan POLSRI
3. Juara 1 lomba ceramah tingat Mahasiswa gebyar syiar ar risalah 14-19 Oktober 2019
4. Juara 1 lomba Dai/Daiyah se -sumatera selatan 13 Oktober 2019
5. Juara 1 lomba MTQ Semarak 22th Milad LDK BIDAR 19 Oktober 2019
6. Juara 1 lomba Dakwah tingkat umum 09 November 2019
7. Juara 1 lomba Tahfids kategori 5 juz dalam kompetensi seni Islam Melayu se Sumbagsel ke- II 14 Mei- 1 Juni 2019
8. Peringkat terbaik 1 cabang Hifzil Quran golongan 5 Juz putri pada MTQ ke-5 04-08 Februari 2019.

Dan masih banyak prestasi yang pernah diraih Uswah. Dan saat ini Uswah juga sedang proses menghafal Alquran. Dia mengaku masih menghafal di bawah 10 Juz.

“Aku mulai belajar menghapal Alquran ketika masih kelas 3 SD ( MI ). Dan Uswah bukan anak pondok pesantren, tapi Uswah cuma belajar Alquran di rumah dengan Ayah dan Ummi Uswah sendiri,” ujarnya.

Seperti diketahui, Uswah sendiri bukan saja berprestasi di bidang Dai dan Tahfidz namun Uswah juga sering menjadi MC di acara-acara Islam (Hari Besar Islam,dll) ataupun resmi (Acara Yudisium,Rapat,dll). Uswah juga bisa mengaji Tilawah, dan sering mengisi di acara Resepsi Pernikahan, akad Nikah, Hari-hari Besar Islam, Acara Resmi, dan lainnya.

Sekarang ini, selain menjadi Mahasiswa, Uswah juga berprofesi sebagai guru Tahfidz di MAN 3 Palembang, SMK Kesehatan Aisyiyah Palembang, MTs Negeri 2 Model Palembang, dan Guru Eskul Tilawah di MTs Negeri 2 Model Palembang.

“Setelah tamat MAN 1 Palembang, Uswah dipanggil oleh Kepala Sekolah MTs Negeri 2 Model Palembang untuk mengajar Tahfidz dan Tilawah, karena dulu Uswah adalah alumni sekolah itu, ” ucapnya.

Di bangku kuliah, dengan kegiatan yang padat ternyata Uswah juga tetap mempertahankan IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) dengan nilai sempurna yakni 4.00.

” Alhamdulillah nilai kuliah tidak terganggu sama sekali, sebab Dosen-dosen Uswah pun sangat mendukung kegiatan lomba yg Uswah ikuti” ujarnya.

“Cara Uswah memupuk semangat dalam belajar dan terus mengikuti lomba adalah Uswah selalu melihat keatas di bidang Ilmu pengetahuan, karena semakin kita belajar, kita akan merasa betapa sedikitnya ilmu yg kita miliki, karena Ilmu adalah sarana untuk mendapatkan kebahagiaan, baik di dunia maupun di akhirat. Sebagaimana Hadist Rasulullah SAW yg berbunyi :

ﻣَﻦْ ﺃَﺭَﺍﺩَ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻓَﻌَﻠَﻴْﻪِ ﺑِﺎﻟْﻌِﻠْﻢِ، ﻭَﻣَﻦْ ﺃَﺭَﺍﺩَ ﺍﻷَﺧِﺮَﺓَ ﻓَﻌَﻠَﻴْﻪِ ﺑِﺎﻟْﻌِﻠْﻢِ، ﻭَﻣَﻦْ ﺃَﺭَﺍﺩَﻫُﻤَﺎ ﻓَﻌَﻠَﻴْﻪِ ﺑِﺎﻟْﻌِﻠْﻢِ

Artinya : Barang siapa yang menginginkan kebahagiaan dunia wajib baginya mempunyai ilmu, barang siapa yang menginginkan kebahagiaan akhirat wajib baginya mempunyai ilmu, dan barang siapa yang menginginkan kebahagiaan dunia dan akhirat wajib baginya mempunyai ilmu. (H.R.Tarmidzi).

Mahasiswi kelahiran 3 Desember 2001 ini memiliki kiat-kiat dari prestasinya.Tips nya adalah jawaban dari sebuah keberhasilan yaitu terus belajar dan tak kenal putus asa. Sesungguhnya orang yang sukses adalah orang yang paling banyak merasakan kegagalan. Dan ketika mereka mengalami 1 kali gagal mereka membalas gagal itu dengan 10 kali kebangkitan. Sehingga gagal itu menjadi bosan dengan sendirinya karena gigihnya mereka untuk bangkit dan terus bangkit.

“Maka jangan pernah putus asa, teruslah berusaha dan berdoa. Sukses tidaklah selalu dimiliki oleh orang pandai, tapi sukses akan dimiliki oleh orang yang selalu berusaha menjadikan diri nya lebih baik.”

Uswah juga berpesan agar terus berusaha untuk menjadi lebih baik.

“Jangan katakan “AKU TIDAK BISA”, karena itu adalah doa yang tidak baik untuk kita. Katakanlah : “AKU BISA” atau “AKU BELUM BISA”, karena dengan itu kamu akan senantiasa mencoba untuk menemukan sebuah alasan untuk berhasil,”ujarnya.

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا
” Allah tidak akan memberikan cobaan diluar batas kemampuan hamba-Nya”
( Q.S.Al-Baqarah/2:286 )

“Tiga hal yang tidak boleh hilang dalam perjuangan hidup :
(1) Harapan
(2) Keikhlasan
(3) Semangat” tutupnya.

(PKL Meisya) sumber

REKTOR UIN RADEN FATAH LEPAS MAHASISWA PRODI TASAWUF PSIKOTERAPI PPL DAN MAGANG KE RUMAH SAKIT JIWA ERNALDI BAHAR

Prodi Tasawuf dan Psikoterapi UIN Raden Fatah Palembang melakukan Pembekalan dan Pelepasan mahasiswa PPL dan Magang di 5 tempat yang berbeda yaitu di RSJ. Ernaldi Bahar, LKTM Kemenkes RI, Holistic Medical Centre, Ponpes Nurul Qomar dan Laboratorium Tapsitera Jum’at, (1/11/2019).

PPL dan Magang ini di ikuti 46 Mahasiswa Prodi Tasawuf Psikoterapi semester 3, untuk mata kuliah,

  1. Kesehatan mental 2 sks selama tiga minggu di RSJ. Ernaldi Bahar
  2. Psikoneuroimunologi 1 sks selama dua minggu di RSJ. Ernaldi Bahar
  3. Dasar – dasar akupuntur 1 sks selama dua minggu di Klinik Holistic Medical Centre
  4. Fitofarmaka (Herbal) 1 sks selama dua minggu di Loka Kesehatan Masyarakat Tradisional Kemenkes RI
  5. Pondok pesantren selama dua minggu atau 1 sks untuk mata kuliah Bimbingan konseling, komunikasi terapeutik dan psikologi perkembangan.

Sebelum Mahahasiswa di lepas untuk Praktek Pengalaman Lapangan sudah di bekali praktikum laboratorium 1 sks, mata kuliah Ilmu kesehatan dasar selama tiga minggu tegas Ka. Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Haji Wijaya, lebih jauh ditekankan oleh lelaki berperawakan tinggi tegap ini,

” Prodi ini merupakan Prodi baru, maka harus mampu melakukan akselerasi kalau tidak akan ketinggalan dengan Prodi-prodi lainnya, Saya berkeinginan sesuai amanat Rektor UIN Raden Fatah Prodi ini harus mampu menjadi pioner yang mengintegrasikan
model sebuah ilmu Kesehatan yang bersifat konvensional dan tradisional,” ujarnya.

Pencerminan dari integrasi Ilmu dan penyembuhan Holistik,
dalam sambutannya Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah menyampaikan,” Apresiasi terhadap terobosan – terobosan yang dilakukan oleh Ka Prodi Tasawuf Psikoterapi, Kita beruntung karena H. Wijaya ini berkenan menjadi Ketua Prodi Tasawuf Psikoterapi,” ucapnya.

” Beliau bukan hanya dikenal sebagai figur tokoh yang berkiprah di level Nasional dan Pengusaha sukses tapi beliau juga bertangan dingin dalam mengelola sesuatu, terobosan terobosan beliau menjawab semua apriori terhadap keberadaan prodi Tasawuf Psikoterapi ini.

Di kesempatan yang sama Rektor UIN Raden Fatah Palembang yang di wakili oleh Kepala Biro Mirwan Fasta menyampaikan bahwa Kiprah Prodi Tasawuf dan Psikoterapi di bawah kepemimpinan H. Wijaya, mencuri perhatian jajaran pimpinan UIN Raden Fatah sendiri.

Apalagi metode pengobatan yang bersifat alamiah, Ilmiah dan Ilahiah sering membuat orang bertanya tanya apa ini? Tetapi saat ini setelah di paparkan H. Wijaya tadi terjawablah sudah dengan tiga matra terapi berupa, terapi fisik dengan metode akupuntur, akupresure dan herbal ini Alamiahnya, terapi jiwa dengan metode pendekatan psikologi ini pendekatan ilmiahnya dan terapi mental dengan terapi sufi healing inilah pendekatan Ilahiahnya terjawablah sudah yang menjadi tabir saya pribadi selama ini.

REKAM JEJAK DAN DINAMIKA PENERJEMAHAN ALQURAN KE DALAM BAHASA PALEMBANG 2017-2019

Alhamdulillah, dengan penuh  rasa syukur kepada Allah  Swt, atas berkat Rahmat dan Hidayah-Nya, maka Draft Penerjemahan Alquran ke dalam Bahasa Palembang telah selesai dan telah di launching hari Kamis, 17 Oktober 2019 di Gedung Akademik Center pada Acara Dies Natalis ke-5 Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang . Sholawat dan salam semoga semoga senantiasa kita sampaikan kepada Rasulullah Nabi Muhammad saw, yang telah membawa manusia kepada Cahaya Alquran

Program Penerjemahan Alquran oleh Kementerian Agama mempunyai 3 tujuan yaitu :

  1. Memberikan pelayanan keagamaan terutama kepada umat yang Ttdak akrab dengan bahasa Indonesia
  2. Penerjemahan Alquran ke dalam bahasa daerah diharapkan membantu pelestarian  dan pemeliharaan budaya lokal
  3. Penerjemahan sebagai metode paling efektif pelestarian bahasa daerah, terutama  bahasa yang cendrung mengalami kepunahan.

Sementara itu inspirator untuk menerjemahkan Alqur’an ke dalam Bahasa Palembang yaitu almarhum Drs. H. Kailani Mustofa, M.Pd.I. (Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam periode 2008-2011), yang kemudian direspon oleh Prof. Dr. H. Aflatun Muchtar, MA (Rektor IAIN Raden Fatah 2 periode). Kemudian terbentuklah tim penerjemah yang salah seorangnya sudah wafat yaitu almarhum  RA.  Azizchon Abdullah Hasyim. Pada Dies natalis Emas tahun 2014 (DNE 50) IAIN Raden Fatah Prof. Dr. H. Aflatun Muchtar MA, berharap penerjemah ini bisa diselesaikan. Tetapi terkendala oleh biaya operasional. Selain kendala operasional kendala lain yang dihadapi yaitu adanya anggapan dari sebagian masyarakat bahkan sesepuh wong Palembang sendiri menganggap pesimis kerja penerjemahan dengan beberapa alasan, yaitu : (1) Kekhawatiran menerjemahkan al Quran ke dalam bahasa Palembang sebagai perbuatan dosa. (2) Minimnya Bahasa Palembang digunakan dalam percakapan sehari-hari, sehingga kesulitan untuk mencari penerjemah. (3) Ketidakjelasan siapa yang akan membaca naskah terjemahan.

Kemudian kerja ini dilanjutkan oleh Dr. Hj. Zuhdiyah M.Ag yang menghasilkan karya penelitian berjudul Terjemahan Alquran dalam Bahasa Palembang tahun 2015 (Menerjemahan Juz Amma ke dalam Bahasa Palembang). Kemudian Alhamdulillah, Allah mengabulkan doa dan harapan kita semua melalui rekomendasi Prof.  Dr. HA. Soeyitno M.Ag, terjadilah pertemuan tim Puslitbang (sdr. Zulkarnain ), Prof. Dr. H. Ris’an Rusli, Prof. Romli SA, M.Ag, Dr. Hj. Zuhdiyah M.Ag, Dra. Hj. Nur Fitriyana M. Ag dengan Dekan Fushpi (Dr. Alfi Julizun Azwar, M.Ag) tentang kegiatan ini pada 11 Oktober 2017. Pertemuan ini menghasilkan proposal yang dikirim ke pihak Puslitbang pada 12 Oktober 2017. Setelah proposal dikirim, Tim Pustlitbang (Drs. H. Yasin Rahmat Ansori dan Yeheskil SAP) melakukan survey tentang kelayakan kegiatan ini pada 28 Desember 2017.  Hasil survey dilanjutkan dengan pelaksanaan MoU/MoA antara Puslitbang Lektur Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi dengan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiiran Islam UIN Raden Fatah Palembang 26 Februari 2018, dihadiri secara langsung oleh Kapus ( Dr. Muhammad Zain, M.Ag) dan tim Litbang Lektur Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi Kementerian Agama RI.

Kegiatan selanjutnya menetapkan tim penerjemah. Penetapan tim ini merujuk kepada MoA pasal 1 ayat 2 terdiri dari ulama, akademisi, ahli tafsir, budayawan lokal, huffazh, ahli bahasa daerah, ahli bahasa Arab dan ahli lain sesuai kebutuhan.

Berdasarkan hasil rapat pembahasan draft awal (Panduan 1) pada 26 Februari 2018 menetapkan nama-nama  Tim Penerjemahan terdiri dari :

  1. Ketua : Dr. Alfi Julizun Azwar, M.Ag
  2. Sekretraris : Dra. Hj. Nur Fitriyana, M. Ag
  3. Anggota : H. Jhon Supriyanto, MA, al-Hafizh
  4. Penerjemah :
    1. Prof. Dr. H. Aflatun Muchtar, MA
    2. Prof. Dr. H. Ris’an Rusli, MA
    3. Ki. H. Kgs. A. Nawawi Dencik al-Hafizh
    4. Dr. Hj. Zuhdiyah M. Ag
    5. Drs. Baba Abd. Azim Amin, M. Hum
    6. Kms. H. Andi Syarifuddin, S. Ag
    7. H. Agus Dody M. Pd.I, al-Hafizh
    8. H. Kgs. Syarifuddin
    9. Mgs. M. Yusuf Zainal Husen
    10. Kms. Anwar Beck, BA
  5. Editor
    1. Prof. Dr. H. Baba Baderel Munir, Apt, MA
    2. Dra. Hj. Choiriyah, M.Hum
    3. Kgs. Edi Arfa’i S.Pd., M.Si

Untuk penyeragaman persepsi dalam penerjemahan, maka ditetapkan Pedoman Penerjemahan. Berdasarkan hasil rapat pembahasan draft awal (Panduan 2) pada 29 Maret 2018/12 Rajab 1439. Pedoman penerjemahan ini merujuk kepada

  1. Kamus Kaniong Baso Palembang tahun 2004, tim penulis : Dra. Hj. Choiriyah, M.Hum, Zuhdiyah Malik M.Ag,  RA. Azizchon Abdullah Hasyim, Kms. H. Andi Syarifuddin, S. Ag dan Kgs. Edi Arfa’i S.Pd. Penerbit : Pusat Pengembangan dan Pelestarian Baso Palembang
  2. Buku Leser Bebaso Palembang 2 jilid tahun 2004.Tim penulis ( Dra. Hj. Choiriyah, Zuhdiyah Malik M.Ag, RA. Azizhon Abdullah Hasyim, H. Kms. Andi Syarifuddin, S.Ag dan Kgs. Edi Arfa’i S.Pd)
  3. Tata Bahasa dan Kamus Baso Palembang tahun 2010 Tim Penulis (Baderel Munir Amin, Abdul Azim Amin, Maliha Amin dan Zuhdiyah A. Malik)Buku ini merujuk kepada karya tulis akademik Nona Ayu Z. Hafsah Amin BA tahun 1971, dengan nara sumber dan pembimbing yaitu :(1) Ki. H. Amin Azhari (kyai Cek Ming) (2) Drs. FAchrurrozi Cholif (3) Prof. Drs. H. Usman Madjid Azhari (3) Drs. Raden M. Arif (4) Drs. H. Zainal Abidin dan (5) Nyayu Maimunah Amin Ngabehi Gajah Nata. Kemudian karya tulis ini diperkaya oleh Prof. Dr. Baderel Munir Apt, MA (Antropolog, peneliti dan pengajar Sosial Budaya Kesehatan)
  4. Hasil Penelitian Dr.Hj. Zuhdiyah Malik, M.Ag berjudul Terjemahan Alquran dalam Bahasa Palembang tahun 2015

Guna mencapai target kegiatan ini tepat secara waktu, maka perlu ada tahapan-tahapan dalam pelaksanaannya. Dalam  kegiatan penerjemahan ini beberapa tahapan yang sudah dilakukan yaitu :

  1. Penyusunan Draft Awal
  2. Pembahasan Draft Awal
  3. Pada pembahasan Draft Awal dilakukan verifikasi oleh masyarakat pada Rabu 18 April 2018/01 Syakban 1439 H di Musholla Mujtahidin Jl. Ki. H. Faqih Usman Guguk 2 Ulu Lr. Sepakat 2 Palembang
  4. Workshop pembahasan draft awal pada 7-9 Mei 2018/ 21-23 Syakban 1439, sebagai upaya untuk meninjau kembali semua penerjemahan yang sudah dilakukan dari Juz 1 s/d Juz 15
  5. Pembahasan draft final
  6. Pada pembahasan draft final dilakukan verifikasi oleh masyarakat pada Sabtu 28 Juli 2018/15 Zulqo’dah 1439 H di Masjid al-Amanah Jln Depaten Lama  Guguk 27 Ilir Palembang
  7. Workshop Pembahasan draft final 7-9 Agustus 2018/25-27 Zulqo’dah 1439 H. Workshop pembahasan draft final sebagai upaya untuk meninjau kembali semua penerjemahan yang sudah dilakukan dari Juz 1 s/d Juz 30.

Setelah proses penerjemahan dan workshop draft final hasil penerjemahan dilakukan proses validasi dan dilanjutkan dengan wokshop. Workshop Pembahasan draft Awal Validasi penerjemahan Al-Quran ke dalam bahasa Palembang, dilaksanakan 2 s/d 4 Mei 2019/27 s/d 28 Syakban 1440 H.  Workshop pembahasan Draft  Awal  Validasi ini sebagai upaya untuk meninjau kembali semua penerjemahan yang sudah divalidasi dari Juz 1 s/d Juz 15.

Kemudian dilaksanakan workshop Validasi pembahasan draft final penerjemahan Al-Quran ke dalam bahasa Palembang pada 25-27 Juli 2019/22-24 Zulqo’dah 1440 H.

Demikianlah dinamika yang terjadi dalam proses penerjemahan Alquran ke dalam bahasa Palembang,  Alquran sebagai Firman Allah Swt. yang menjadi pedoman bagi kehidupan umat Islam. Oleh karena itu bahasa yang terdapat dalam Alquran sebagai agama yang sangat kaya dan tentu saja sulit untuk diterjemahakan ke dalam bahasa apapun di dunia. Menerjemahkan menjadi sama dengan menafsirkan yang kira-kira mempunyai padanan kata yang sama. Persoalan gaya bahasa yang bersifat sastra yang terdapat dalam bahasa Arab apakah memungkinkan juga dapat diterjemahkan dalam bahasa sastra Palembang. Oleh Karena itu dalam kegiatan ini perlu dilakukan beberapa verifikasi, antara lain (1) Verifikasi masyarakat (2) Verifikasi kultural (3) Verifikasi bahasa. Alhamdulillah, dari keseluruhan tahapan kegiatan yang sudah dilakukan, maka kegiatan ini telah menghasilkan  Penerjemahan Alquran ke dalam Bahasa Palembang. (alfi, nurfitriyana)

PRODI TASAWUF DAN PSIKOTERAPI BESERTA LKTM KEMENKES RI MENGADAKAN PROMOSI KESEHATAN TRADISIONAL

Palembang, 1 Agustus 2019. Promosi Kesehatan Tradisional, di Gedung Akademik Center UIN Raden Fatah Palembang.

Kegiatan Promosi Kesehatan Tradisional (Penyuluhan Akrupresure Mandiri, Pemeriksaan gula dan tekanan darah serta memperkenalkan makanan dan minuman sehat) ini terselenggara dari tindak lanjut MOA antara Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi dengan Loka Kesehatan Tradisional Masyarakat (LKTM) KEMNENKES RI. Menurut Kaprodi Tasawuf dan Psikoterapi, Drs. Wijaya, M.Si, prodi akan melakukan  MOU & MOA kepada beberapa BUMN, Perusahaan-Perusahaan, Universitas-Universitas, Untuk Memajukan Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, dalam beberapa MOU/MOA nanti akan berisi sebuah kerjasama dalam bidang pendidikan, kesehatan maupun enterpreneur.

Promosi Kesehatan ini dibuka Oleh Rektor yang diwakili oleh Dr. Ismail Sukardi (Wakil Rektor I), dr. Hermanto (Kepala LKTM), Dr. Alfi Julizun Azwar, M.Ag (Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam) dan Drs. Wijaya, M.Si (Kaprodi Tasawuf dan Psikoterapi).

PRODI TASAWUF DAN PSIKOTERAPI UIN RADEN FATAH PALEMBANG DAN LKTM KEMENKES RI ADAKAN PELATIHAN SELF HEALING

Tasawuf dan Psikoterapi adalah sebuah program studi yang menggabungkan 2 disiplin ilmu, yaitu Tasawuf dan Psikoterapi. Tasawuf atau yang kerap disebut Sufisme dalam agama Islam adalah sebuah ilmu untuk mengetahui bagaimana cara menyucikan jiwa, menjernihan akhlaq, membangun dhahir dan batin serta untuk memperoleh kebahagian yang abadi.

Sementara itu, Psikoterapi sendiri adalah usaha penyembuhan untuk masalah yang berkaitan dengan pikiran, perasaan dan perilaku. Karena itulah dalam strategi bangun teorinya, keberadaan Tasawuf dan Psikoterapi memiliki tiga matra, yaitu: fisik,mental dan Jiwa. Dalam artian,selain melakukan terapi yang bersifat fisik mahasiswa dan alumni Tasawuf dan Psikoterapi mampu menterapi gangguan mental dan jiwa klien atau pasienya.

Demikian hal tersebut diuraikan Drs. H. Wijaya, MSi., Phd., dalam sambutannya di acara Pelatihan Self Healing Dengan Metode Akupresure, Kamis (01/08), bertempat di Academik Centre Univerfsitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang.

Kegiatan ini sendiri diadakan oleh Prodi Tasawuf dan Psikoterapi UIN Raden Fatah Palembang bersama Loka Kesehatan Tradisional Masyarakat (LKTM) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Lebih jauh, Ketua Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam ini menyampaikan, untuk membantu penyembuhan pasien yang mengalami gangguan fisik pihaknya bekerjasama dengan LKTM Kemenkes RI dalam bidang terapi kejiwaan. Yang tentu saja melibatkan rumah sakit jiwa, yang di dalamnya nanti ada kelompok psikiater/psikolog.

“Ddalam bidang mental kami menggunakan metode spiritual healing, atau dalam hal ini metode sufi Healing. Sehingga dengan demikian pengobatan atau terapinya jelas menggunakan metode alamiah, ilmiah dan illahiah,” katanya menegaskan.

Di tempat yang sama Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam DR. Alfi JR, MA mengatakan bahwa Prodi Tasawuf dan Psikoterapi ini merupakan prodi yang paling bungsu tetapi gebrakannya di bawah kepemimpinan Haji Wijaya sangat cepat dan dinamis .

“Melesat, melintas batas dan menerobos sekat-sekat birokrasi dan primodialisme. Kedepannya saya yakin akan terus semakin maju dan para alumninya pasti mampu berkiprah di tengah tengah masyarakat,” tandasnya pula.

Sementara itu, Kepala LKMT Kemenkes RI Palembang dr.H.Hermanto mengatakan, bahwa kerjasama dengan Prodi Tasawuf dan Psikoterapi UIN Raden Fatah merupakan realisasi dari MoA yang ditanda tangani beberapa bulan sebelumnya.

“Dengan melihat kiprah Pak Haji Wijaya sang visioner ini, saya secara pribadi optimis Prodi Tasawuf dan Psikoterapi akan mampu membawa insan mahasiswa prodi ini nantinya bukan sebagai pencari kerja tetapi melahirkan alumni-alumni yang menciptakan lapangan kerja bagi diri mereka sendiri maupun masyarakat lain.

Saya merasa yakin, para alumni nanti akan menjadi tenaga yang terlatih, terampil dan andal bagi kesehatan fisik, jiwa dan mental,” papar H. Hermanto disambut tepuk tangan hadirin.

Acara ini sendiri dibuka oleh Rektor UIN Raden Fatah yang diwakili oleh Wakil Rektor I Dr. Ismael Sukardi. Dalam sambutannya, beliau menyatakan kekagumannya dengan gerak cepat Prodi Tasawuf dan Psikoterapi ini.

“Karena saya merasakan dan menyaksikan sendiri penandatangan MoA baru satu bulan yang lalu dan saat ini lansung diimplentasikan. Padahal yang saya rasakan selama ini, cuma di atas kertas saja MoU dan MoA kegiatannya.

Sudah MoU terus hilang tak berbekas. Gerakan Prodi Tasawuf dan Psikoterapi ini patut dicontoh oleh prodi-prodi yang lain,” urai Wakil Rektor I Dr. Ismael Sukardi yang juga disambut applaus hadirin.

Kegiatan ini selain diisi dengan pelatihan Self Healing terapi fisik mandiri metode akupresure, juga diawali dengan bakti sosial pemeriksaan tekanan dan gula darah Gratis. Tak lupa pula penyuluhan pola hidup sehat dan penyajian makanan dan minuman herbal.

Turut hadir dalam kegiatan ini masyarakat secara luas, disamping perwakilan mahasiswa negeri dan swasta sekota Palembang. Juga hadir unsur civitas akademika UIN Raden Fatah. Sehingga, acara berlangsung semarak dan penuh dengan antusiasme.

WORKSHOP VALIDASI DRAFT FINAL PENERJEMAHAN ALQURAN DALAM BAHASA PALEMBANG

Palembang, 25 Juli 2019. Workshop Validasi Draft Final Penerjemahan al-Qur’an ke-Dalam Bahasa Daerah (Palembang), di Hotel Santika Palembang (25-27 Juli 2019).

Setelah beberapa kali mengadakan workshop kini Penerjemahan al-Qur’an ke dalam Bahasa Daerah Palembang sudah dalam tahap validasi Draf Final. Workshop Validasi Draft Final Penerjemahan al-Qur’an ke Dalam Bahasa Palembang ini di buka oleh Drs. Riza Fahlevi, M.M (Staf Ahli Gubernur bidang SDM dan Kemasyarakatan), Dr. Fajri Ismail (Ketua LPM UIN Raden Fatah Palembang sebagai Utusan Rektor), Dr. H. Muhammad Zain, MA (Kepala PUSLITBANG KEMENAG RI), Dr. Alfi Julizun Azwar, M.Ag (Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam) dan Prof. Dr. Aflatun Muchtar (Ketua Tim Penerjemah al-Qur’an dalam bahasa Palembang).

Staf ahli gubernur bidang SDM dan kemasyarakatan Reza Fahlevi mengatakan,”Kegiatan workshop penerjemahan al-Qur’an  dalam bahasa daerah Palembang ini begitu penting karena merupakan salah satu upaya memelihara bahasa khas palembang melalui pembelajaran agama, dengan penerjemahan al-Qur’an dalam bahasa palembang, selain itu juga bisa mendorong semangat masyarakat palembang dalam membaca Alquran” serta Bahasa Palembang nanti akan jadi mata pelajaran muatan lokal di Sekolah-Sekolah, ujarnya.

Sementara itu, Ketua MUI Sumsel Prof. Dr.Aflatun Muchtar, selaku ketua tim penerjemah al-Qur’an Bahasa Palembang menambahkan, sejatinya program kegiatan ini sudah berjalan prosesnya dari tahun 2018 yaitu tahap penerjemah sedangkan tahun 2019 ini adalah tahap validasi termasuk workshop hari ini adalah tahap kedua validasi dan merupakan tahap terakhir, ujar Aflatun.

Kegiatan penerjemahan ini sendiri Bekerjasama dengan UIN Raden Fatah Palembang, yang dilaksanakan oleh Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, kemudian didukung oleh Puslitbang Lektur Khazanah Kementerian Agama RI, maka dari itu, kami selalu mengusahakan berkonsolidasi dengan pemerintah agar bisa disupport lagi untuk proses tahapan pencetakkan al-Qur’an yang  memerlukan biaya untuk distribusi dan sosialisasi, apa lagi awal oktober rencananya Terjemahan al-Qur’an dalam bahasa Palembang ini akan dilaunching ,”tandasnya (Pran)