JADWAL MUNAQASYAH SKRIPSI MAHASISWA FUSHPI UIN RADEN FATAH PALEMBANG PERIODE NOVEMBER 2022

 

KULIAH TAMU PRODI ILMU AL-QUR’AN DAN TAFSIR BERTEMA ”PEREMPUAN DAN KESETARAAN GENDER DALAM KAJIAN AL-QUR’AN”


Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir menggelar kuliah tamu bertema ”Perempuan dan Kesetaraan Gender Dalam Kajian Al-Qur’an” Rabu 16/11 di Ruang Munaqosyah Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam. Acara ini diikuti oleh mahasiswa baru dan senior Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Dosen tamu yang hadir pada kuliah ini adalah Prof. Dr. Inayah Rohmaniyah, M.Hum., MA (Dekan FUPI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta).

Dalam kuliahnya Inayah menyampaikan bahwa perlu kajian tafsir yang ramah perempuan. Menurut pendapatnya perbedaan laki-laki dan perempuan adalah konstruksi sosial. “Kesadaran bahwa pembedaan, pensifatan atau pelabelan yang diturunkan/akibat dari perbedaan seksual laki-laki dan perempuan adalah pembedaan yang bersifat sosio kultural/social construction”, paparnya.
Hal utama yang menjadi sorotan Inayah dalam konsepnya ini adalah mengenai superioritas laki-laki dalam kajian tafsir. Ia mencontohkan dengan penafsiran bahwa Adam adalah bapak manusia dan Hawa adalah tulang rusuk yang bengkok. “Manusia pertama dalam kebanyakan tafsir dipahami sebagai Adam, laki-laki, bapak dari seluruh manusia, sementara Hawa adalah perempuan yang diciptakan dari tulang rusuk Adam, bahkan tulang rusuk yang paling bengkok”, ulasnya.

Inayah juga menyebut opsi kedua dalam penafsiran Adam yang menarik untuk dikaji meskipun tidak begitu populer. Menurutnya, meskipun banyak pemikir Islam kontemporer yang lebih memilih mengartikan Adam sebagai jenis manusia dan bukan jenis kelamin laki-laki dari manusia, namun pendapat ini tidak atau belum populer dibandingkan dengan pendapat pertama yang sudah menjadi mainstream (arus utama) dalam wacana tafsir/masyarakat.

Sebagai solusi, Inayah memaparkan ide tafsir hermeneutis yang holistik, yaitu mengingklusikan secara setara pengalaman dan suara perempuan, perspektif gender dan pada saat yang sama mempertimbangkan aspek tekstualitas, konstruksi gramatikal teks, dan konteks. Di penghujung penyampaian materinya prof. Dr. Inayah, M. Hum menyarankan agar materi gender dan seksualitas dapat dimasukan dalam kurikulum setiap program studi di Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam sehingga bisa menambah wawasan mahasiswa tentang isu-isu kontemporer yang berhubungan dengan persoalan gender. Kegiatan yang dirangkaikan dengan kegiatan Stadium General ini akhirnya ditutup setelah serah terima sertifikat. (HI)

STADIUM GENERAL FUSHPI HADIRKAN DUA DEKAN DARI DUA UNIVERSITAS

Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam mengadakan Stadium General bertema “Hermeneutika Dalam Memahami Al-Qur’an”. Acara ini bertempat di Ruang Munaqosyah Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Rabu 16/11 dengan dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan, Kaprodi, Sekprodi, dan seluruh staf. Hadir juga sebagai narasumber dua guru besar dari dua universitas, Prof. Dr. Inayah Rohmaniyah, M.Hum., MA (Dekan FUPI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) dan Prof. Dr. Nunu Burhanuddin, Lc., M.Ag (Dekan FUAD UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukit Tinggi).

Dalam sambutannya pada pembukaan Dekan FUSHPI menyampaikan rasa bahagianya karena kehadiran dua narasumber yang berbeda keilmuan dalam satu Stadium General, “Kita menghadirkan dua dekan dengan dua disiplin ilmu berbeda. Ini belum pernah terjadi”, katanya. Adapun mengenai tema acara beliau menyampaikan bahwa acara ini dihadiri oleh dua narasumber dari Ilmu Al Qur’an dan Ilmu Filsafat, oleh karena itu tema tersebut tercipta untuk menggabungkan kedua ilmu, “hermeneutika adalah kajian Aqidah dan Filsafat Islam dan Al-Quran adalah kajian Ilmu Al Qur’an dan Tafsir, jadi tema ini adalah gabungan dua kajian besar dalam islam.” Pungkasnya.

Dalam materinya, Prof. Dr. Nunu Burhanuddin, Lc., M.Ag, menyampaikan motivasi untuk kemajuan FUSHPI yaitu pentingnya mendorong para mahasiswa untuk produktif dalam publikasi baik nasional maupun internasional. Sementara Prof. Dr. Inayah Rohmaniyah, M.Hum., MA memberikan motivasi berupa akreditasi untuk FUSHPI dapat diupgrade ke level internasional. Acara yang diramaikan oleh mahasiswa baru dan senior ini ditutup dengan pemberian kenang-kenangan untuk kedua narasumber. (HI)

KEMBANGKAN KOMPETENSI MENULIS MAHASISWA, MAGISTER ILMU QUR’AN DAN TAFSIR (IQT) FUSHPI LAKSANAKAN KULIAH TAMU DAN MEMORANDUM OF AGREEMENT (MOA) DENGAN DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KABUPATEN BANYUASIN

Palembang, FUSHPI Melesat (15/11/2022/) – Kompetensi menulis merupakan salah satu kompetensi yang digunakan dalam proses pembelajaran, selain kompetensi membaca, kompetensi berbicara, dan kompetensi mendengarkan. Kompetensi menulis digunakan untuk menggungkapkan pikiran, gagasan, dan pendapat dalam bentuk tulisan. Dalam rangka  mengembangkan kompetensi menulis tersebut, Magister Ilmu Qur’an dan Tafsir (IQT) Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUSHPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuasin melaksanakan Kuliah Tamu Ilmu Qur’an dan Tafsir dengan tema “Menjadi Profesional yang Handal dalam Kajian Alqur’an di Tengah Krisis Global”.

Acara kuliah tamu dan memorandum of agreement (moa) tersebut dilaksanakan di ruang munaqosyah FUSHPI yang dihadiri oleh Dekan FUSHPI UIN Raden Fatah Prof. Dr. Ris’an Rusli, MA., Dr. H. Pathurrahman, M.Ag. (Wadek I), H. John Supriyanto, MA (Wadek II), Dra. Hj. Anisatul Mardiah, M.Ag, Ph.D (Wadek III), beserta kepala bagian, kepala subbagian, dan ketua dan wakil ketua program studi, para narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuasin, Dr. H. Sadiman, M.Pd., Martini, SE., M.S.I., Susila Ningsih, S.Pd.., panitia penyelenggara kuliah tamu, serta para peserta pelatihan dari mahasiswa dan mahasiswi Program Magister Ilmu Qur’an dan Tafsir pada Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam.

Prof. Dr. Ris’an Rusli, MA., dalam sambutannya mengatakan, FUSHPI sangat mendukung sekali kegiatan kuliah tamu dan memorandum of agreement, karena, ini merupakan sarana untuk meningkatkan kompetensi menulis para mahasiswa, selain itu juga, untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik FUSHPI. Menurutnya lagi, kegiatan ini akan semakin bertambah nilainya karena disampaikan oleh seorang yang memang professional dalam bidangnya bapak Dr. H. Sadiman, M.Pd., sehingga sangat mendukung sekali tema yang diusung oleh acara kuliah tamu serta target yang diusung oleh Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah untuk bertambah melesat. Terakhir, Dekan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dinas Kepustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuasin atas Kerjasama yang terjalin, dan semoga tetap selalu terjalin.

Kepala Program Magister Ilmu Qur’an dan Tafsir FUSHPI Dr. Lukman Nul Hakim, M.A. dalam sambutan menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas support dan semua dukungan dari dekanat FUSHPI, serta kesediaan para narasumber dari Dinas Kepustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuasin. Selain itu juga beliau menyampaikan, maksud dan tujuan pelaksanaan acara tersebut merupakan sarana untuk meningkatkan kompetensi menulis para mahasiswa Magister IQT. Selain itu juga, menurutnya para mahasiswa magister hendaknya, menjadi magister yang pintar menulis proposal, pintar berbahasa dan pintar teknologi.

Para narasumber Dinas Kepustakaan dan Kearsipan dalam penyampaian materinya oleh Dr. H. Sadiman, M.Pd., sangat mengapresiasi kegiatan kuliah tamu dan memorandum of agreement, serta siap memberikan pembinaan yang terbaik bagi mahasiswa berupa Teknik penulisan, sehingga mampu melahirkan karya ilmiah dan menyelesaikan kuliah tepat pada waktunya.

Terakhir, acara dilanjutkan dengan penandatangan memorandum of agreement (moa) oleh pihak Dekanat FUSHPI dengan Dinas Kepustakaan dan Kearsipan Banyuasin serta pemberian cindramata dari FUSHPI kepada pihak Dinas Kepustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuasin kemudian dilanjutkan dengan photo bersama peserta kuliah tamu. (Lukman, Kher)

FUSHPI GELAR WORKSHOP KEARSIPAN

Dalam rangka memberikan edukasi kearsipan kepada tenaga kependidikan, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam menggelar kegiatan Workshop Kearsipan, Selasa 15/11 di Ruang Rapat FUSHPI. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuasin dan diikuti Kabag, Kasubbag dan Tenaga Kependidikan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam.

Workshop bertema “Peningkatan Kompetensi Bagi Tenaga Kependidikan” ini dihadiri oleh dua narasumber yaitu Martini, S.E., M.Si (Kepala Bidang Pengelolaan Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuasin) dan Susila Ningsih, S.Pd (Kepala Bidang Pemusnahan, Penyelamatan dan Perizinan Penggunaan Arsip).

Dalam materinya Martini menjelaskan perlunya memberikan edukasi kepada para tendik Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam supaya mendapatkan pengetahuan tentang pengarsipan data-data dan dokumen penting baik data vital, data aktif maupun data tidak aktif. Sementara itu Susila Ningsih menyampaikan tentang mekanisme pemusnahan arsip dengan berpegang pada Undang-undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan. Ia juga menyebutkan bahwa arsip adalah rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai macam bentuk dan media sesuai dengan perkembangan teknologi informasi.

Workshop ini berlangsung santai tapi serius. Narasumber menyampaikan materinya dengan metode sharing sehingga peserta dapat menyerap dengan baik. Hal ini terbukti dengan tanya jawab yang berlangsung secara aktif. (HI)

JADWAL KOMPREHENSIF FUSHPI UIN RADEN FATAH PALEMBANG PERIODE NOVEMBER 2022

FUSHPI UIN RADEN FATAH BEKERJASAMA DENGAN FSK UPSI MALAYSIA UNTUK KE-18 KALINYA MENGADAKAN WEBINAR INTERNASIONAL

Fushpi Melesat – Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUSHPI) Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang bersama Universiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia Fakulti Sains dan Kemanusiaan (FSK) kembali mengadakan Webinar Internasional, Webinar International ke 18. (9/11/2022)

Webinar Internasional ke-18 ini bertema “SOCIAL HARMONY FOR HUMAN WELLBEING: CROSS-DISCIPLINARY PERSPECTIVE (KEHARMONISAN SOSIAL UNTUK KESEJAHTERAAN MANUSIA: PERSPEKTIF LINTAS DISIPLIN)”. Acara ini menghadirkan 3 Narasumber dari FUSHPI UIN  Raden Fatah dan 3 Narasumber dari FSK UPSI Malaysia, serta satu pembicara tamu, dengan Moderator dari Mahasiswa Marselena dan Tiara Milsi Hariani Dihadiri oleh segenap civitas UIN Raden Fatah, maupun peserta dari berbagai instansi, daerah dan luar negeri.

Terimakasih kepada rekan-rekan yang berkenan hadir, konsisten menyemarakkan kegiatan kegiatan kerjasama antara FUSHPI UIN Raden Fatah dengan FSK UPSI Malaysia. Bapak Ibu yang kami banggakan Alhamdulillah di pagi hari ini kita sudah masuk kepada seri 18 jadi kerjasama ini dalam hitungan waktu ini sudah masuk tahun yang ke-2 dari kerjasama ini dan Insyaallah jika tidak ada halangan tim UIN Raden Fatah Palembang saat ini yang dipimpin oleh Rektor berada di Malaysia untuk melakukan berbagai kerjasama termasuk dengan UPSI Malaysia dan menurut informasi kalau tidak salah di hari Jumat akan berkunjung ke UPSI Malaysia. Dari Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi mereka mau mengadakan webinar terkait dengan tema bencana stress di era Society 5.0, mungkin tema ini menarik untuk FSK UPSI Malaysia bisa mengutus utusan 1 dari Dosen dan 1 dari Mahasiswa-nya. Dengan IAIN Kudus sudah dikonfirmasi akan mengutus narasumber dari mereka, Ujar Dekan FUSHPI UIN Raden Fatah Prof. Dr. Ris’an Rusli, MA

Dr. Abd. Hadi Borham dalam kesempatan ini mewakili Dekan FSK UPSI Malaysia mengatakan terimakasih kepada rekan-rekan narasumber yang telah bersedia mengisi acara webinar ini, serta para peserta yang senantiasa setia untuk selalu mengikuti webinar ini. cerita tentang sosial Harmoni, manusia adalah makhluk sosial dan interaksi dengan maklumat, kita sebagai seorang muslim apa yang menjadi peranan kembalilah kepada apa yang telah Allah Subhanahu Wa Ta’ala letakkan dalam Quran, yang mana manusia membina masyarakat untuk sejahtera.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi dari pembicara masing-masing fakultas beda universitas dan negara ini, pembicara dari FUSHPI UIN Raden Fatah Palembang di wakili oleh : Dr. Lukman Nul Hakim, MA, Nur Fitriyana, M. Ag. Dan Umi Nur Kholifah, M.Psi., Psikolog. pembicara dari FSK UPSI Malaysia diwakili oleh Dr (Cand). Mohd Razali bin Harun, Dr (Cand). Ahmad Faizuddin Ramli dan Dr. Miftachul Huda.

Acara ini disiarkan langsung melalui channel youtube FUSHPI, bagi yang tidak berkesempatan mengikuti Webinar Internasional ini bisa menyaksikan melalui channel youtube Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam pada link berikut ini : https://youtu.be/RMMgj6H8K_8

SIAPKAN PERUQYAH PROFESSIONAL “10 MAHASISWA PRODI TASAWUF DAN PSIKOTERAPI DIUTUS UNTUK MENGIKUTI TRAINING RUQYAH TANPA KESURUPAN“

 

Didampingi langsung oleh Kaprodi Tasawuf dan Psikoterapi H. Ahmad Soleh Sakni, Lc. MA,. CDAI yang juga sekaligus menjabat sebagai penasehat ARSYI DPW Sumsel ( Assosiasi Ruqyah Syar’iyyah DPW Sumatera Selatan ) 10 mahasiswa terdiri 4 laki dan 6 perempuan yang masing-masing mewakili 5 angkatan mahasiswa prodi, selama 2 hari penuh digembleng untuk menjadi terapis handal melalui metode Ruqyah Syar’iyyah. Bertempat di auditorium STIE APRIN Palembang pada tgl 5 sd 6 November 2022, para mahasiswa ini sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.

 Pelaksana kegiatan ini adalah Yayasan TMB ( Talaqqi Muslim Berdakwah ) yang diketuai oleh Ust. Budiman, S.Kom menghadirkan narasumber yang sangat berpengalaman di bidang terapi Ruqyah Syar’iyyah dan memiliki paradigma baru tentang dunia ruqyah, beliau bernama Ust. Muhammad Nadhif  KhaylaniKetua Umum RLC Pusat ( Ruqyah Learning Center ),  Ust kelahiran Kediri dan sekarang berdomisili di Lumajang ini, menghadirkan cara pandang yang berbeda dari gambaran yang selama ini melekat dalam dunia Ruqyah yang terkesan horor, menegangkan , kesurupan dan lainnya. Pengarang buku LALAT dan SAMPAH ini juga menjelaskan pondasi konseptual terkait fenomena kesurupan dan kerasukan yang marak terjadi dan tak jarang dijadikan komoditas oleh pihak tertentu.

Bagi beliau jin tak akan datang bila tidak diundang dan jin kalo diibaratkan seperti halnya lalat, lalat akan hinggap bila menemukan sampah, lanjutnya terapis Ruqyah sering terjebak sibuk mengejar lalat ( Jin ) yang begitu gesit yang sulit ditundukkan, bahkan sering terjebak kepada permainan Jin yang mengundang peruqyah ke dunia mereka yang ghaib sehingga sering sekali ruqyah tidak efektif, bagi beliau focus dulu buang sampah maka lalat pasti akan mati dengan sendirinya. Memang menarik metode Ruqyah ini, metode Ruqyah yang sangat soft dan sangat ilmiah, kita tidak disuruh sibuk membicarakan dunia jin yang bagi sebagian orang memang sulit dicerna melalui nalar, pelatihan ini semakin menarik terlebih yang menjadi fasilitator dan moderatornya adalah Pembina TMB Ust. Abu Nadiah yang berasal dari Kota Bogor yang juga prtaktisi Ruqyah, hadhir pula Ketua ARSYI DPW Sumsel Ust. Khotibul Umam, Lc yang juga sebagai  salah seorang dosen tidak tetap Prodi Tasawuf dan Psikoterapi, peserta pelatihan yang juga sangat beragam berasal dari komunitas-komunitas Ruqyah di Sumsel, para akademisi professor farmasi, doctor , mahasiswa-mahasiswi UNSRI, UIN Raden Fatah Palembang, STIE APRIN dan lainnya.

Prodi Tasawuf dan Psikoterapi tak merasa rugi mengeluarkan biaya untuk mengutus  ke-10 mahasiswa ini, karena goal yang disasar adalah ingin menjadikan mereka pionir dan praktisi bahkan kelak bisa menjadi trainer  bagi semua mahasiswa Tapsitera sehingga sebagaimana yang sudah sering disosialisasikan bahwa mulai Januari 2023 setiap mahasiswa Prodi TP yang ingin maju Simpro ( Seminar Proposal )  dan Ujian komprehensif  harus memiliki keahlian Terapi Ruqyah Syar’iyyah ini, disamping memiliki satu keahlian terapi jenis lainnya yang dibuktikan dengan sertifikat atau lainnya.  semua mahasiswa akan dilatih, dibekali keahlian ini, nanti akan ada jadwal latihan Ruqyah rutin di prodi, lebih dari itu keahlian Ruqyah ini memiliki multi efek diantaranya mahasiswa diajari memiliki sikap keberagamaan yang baik dari sisi Ubudiyah karena seorang terapis harus memiliki kapasitas ubudiyah yang baik, tauhid yang benar dan fasih membaca al-Qur’an dan do’a Ruqyah, Ujar Kaprodi Tasawuf dan Psikoterapi dengan lugas. ( Soleah )

KETUA ASAI MENJADI NARASUMBER PADA KULIAH TAMU FUSHPI UIN RADEN FATAH

Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah pada tgl 07 november 2022 mengadakan Kuliah Tamu dengan pembicara dari FUDI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yaitu Ahmad Muttaqin, S.Ag,M.A,M.Ag,Phd. Beliau selain wakil direktur pascasarjana UIN Sunan Kalijaga juga sebagai ketua Asosiasi Studi Agama Indonesia( ASAI).

Dalam meterinya narasumber menyampaikan bahwa alumni ushuluddin di era Societi 5.0 mendapatkan peluang yang luar biasa oleh karena itu mhasiswa di sarankan untuk memperbanyak ilmu dengan membaca, berdiskusi, dan mengusai tekhnologi.

Ilmu keushuluddinan di era 5.0 termasuk profesi yang dibutuhkan, tidak ditinggalkan. pengetahuan keushuluddinan akan semakin eksis dan tidak akan hilang seperti profesi lain yang tergantikan dengan robot.

Kegiatan kuliah tamu dengan tema “Society 5.0 peluang dan tantangan Fakultas Ushuluddin” tersebut dilaksanakan secara offline dan online via zoomeeting. Dalam kegiatan ini di buka oleh ibu WD III FUSHPI Ibu Dra.Hj. Anisatul Mardiah,M.Ag,Phd .

Menurut sekretaris prodi SAA sekaligus sekretaris pelaksana kegiatan kuliah tamu Nugroho M.S.I, kuliah tamu ini juga sebagai implementasi tindak lanjut MOA antara FUHPI UIN Raden Fatah dan FUDI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada beberapa waktu yang lalu.

Kegiatan kuliah tamu ini yang hadir secara langsung di ruang munaqasah FUSHPI  para kaprodi serta para mahasiswa dari berbagai prodi di Ushuluddin hal tersebut diungkapkan oleh Herwansyah,MA selaku kaprodi dan ketua pelaksana kegiatan kuliah Tamu ini. (Nugroho)

DOSEN PRODI SAA MENJADI NARASUMBER DALAM TALK SHOW MODERASI BERAGAMA

Pada hari ini tgl 03 November 2022 HMPS SAA Fuspi UIN Raden Fatah mengadakan Talk show Moderasi antar umat beragama di ruang Auditorium perpustakaan kampus B Jakabaring Palembang.

Kegiatan yang mengangkat tema ” Menumbuhkan sikap atau cara pandang perilaku beragama yang moderat dan menyatukan ke dalam tali toleransi” di buka langsung oleh pimpinan Fakultas Ushuluddin yaitu H.Jhon Supriyanto,MA. Dalam sambutanya menyampaikan bahwa pimpinan sangat mendukung kegitan talk show yang diadakan oleh HMPS SAA karena kerukunan dan toleransi terwujud dengan salah satunya adanya pemahaman yang moderat terhadap ajaran agama oleh masing-masing penganut agama.

Talk show tersebut menghadirkan 5 narasumber dari lima Agama. Narasumber dari agama Hindu drh.I Wayan Talabah,  Narasumber dari agama Budha Haris A.md.SE ( walubi kota palembang, dari agama katolik ibu Dra.Lucia Maria Santoso M.S.i, Narasumber dari agama konghucu Jason Gunawan.S.Kom, dari agama  Islam Nugroho.S.Th.I,M.S.I. yang merupakan Dosen Prodi SAA UIN Raden Fatah palembang.

Dalam Talk Show tersebut para narasumber bersepakat bahwa kemajukan yang ada di negara indonesia wajib disyukuri dan dirawat dengan saling menghargai, menghormati serta toleransi.

Menyebarkan pemahaman keagamaan yg moderat terhadap umat masing- masing agama perlu terus dilakukan guna mewujudkan kehidupan yang damai di Negara Kesatuan Republik. Indonesia.(Nugroho)