Kamis, 14 September 2023
Kuliah iftitah fakultas Ushuluddin dan pemikiran Islam yang dilaksanakan di ruang munaqosyah fakultas, untuk program studi strata satu fakultas Ushuluddin dan pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang. Dengan tema “Kajian Ke-Ushuluddinan di era digital menavigasi perubahan sosial dan teknologi.” Yang dihadiri oleh narasumber sekaligus guru besar UIN Raden Intan Lampung. Yaitu BPK. Prof. Dr. Sudarman, M.Ag didampingi pula oleh dekan fakultas Ushuluddin dan pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang yaitu bpk. Prof. Dr. Ris’an Rusli, M.A beserta para wakil dekan, kaprodi, sekprodi, dosen, dan para tendik serta staf secara langsung diruangan.
Dekan fakultas Ushuluddin dan pemikiran Islam BPK. Prof. Dr. Ris’an Rusli MA sangat mengapresiasi acara kuliah iftitah kali ini, karena mayoritas audience yang hadir adalah mahasiswa baru dari 5 prodi yang ada di fakultas Ushuluddin dan pemikiran Islam. Disini pula prof. Ris’an Rusli menyampaikan untuk senantiasa memaksimalkan kegiatan kegiatan yang ada seperti kuliah iftitah kali ini, agar dapat menjadi sebuah muara ilmu baru, bagi setiap mahasiswa. Karena ilmu tidak semesti didapat dari kelas saja.
Prof. Dr. Sudarman, M.Ag dalam materinya disampaiakn bahwa keilmuan Ushuluddinlah yang dapat menjadi Guidance bagi kajian keilmuan lain umumnya dan terkhusus bagi PTKIN untuk menjawab perkembangan tekhnologi.
Beliau berharap agar Mahasiswa dapat menjadi mahasiswa Ushuluddin yang berintelektual tinggi. Karena Ushuluddin adalah salah satu dari 4 fakultas pertama “fastabiqu na awwalun” dalam pendirian dan sekarang berdirinya perguruan tinggi keagamaan. Fakultas Ushuluddin bersama fakultas syari’ah di Yogyakarta, dan fakultas adab dan tarbiyah di Jakarta. Dia juga menyampaikan bahwa dlm konseptual keilmuan Ushuluddinan adalah disiplin ilmu yang harus menjadi protektor bagi mahasiswa dan fakultas lain agar tidak terjerumus dalam keilmuan yang tidak berasaskan Islam, Sehingga jauh dari agama.
Mahasiswa harus mempunyai kebiasaan tiga hal Karakter pengetahuan yang baik( moral knowing), perasaan yang baik( Moral Feeling), Perilaku yang baik( Moral action).
Untuk menghadapi era tekhnologi civitas akademika ushuluddin khususnya dan seluruh umat manusia agar supaya menjadi Guidance bagi yang lain setidaknya bisa menyeimbangkan tiga masalah Head, Heart, Hand( pikiran, Zikir, dan semangat
Acara ini dimoderatori oleh BPK. Nugroho, M.S.I selaku sekprodi dari prodi SAA didampingi oleh BPK. Herwansyah, MA. menjadi ketua pelaksana. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 14 september 2023 di ruang Munaqasah Fakuktas Ushuluddin dan pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang.