Palembang, – Konferensi Konsorsium ke-4 Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi Se-Indonesia tahun 2019 dengan tema “Membangun Bangsa Berfitrah Alamiyah ,Ilmiyah dan Ilahiyah” di Hotel Swarna Dwipa Jalan Tasik no.2, Palembang. Selasa (23/04/2019)
Drs. Wijaya, M.Si sebagai Ketua Pelaksana dalam kegiatan tersebut ” Dalam kegiatan ini saya sangat berterima kasih kepada 20 utusan masing-masing dari UIN/IAIN SE-INDONESIA dan ada satu dari Universitas Muhammadiyah Cirebon, Bapak Dr. H. Ahmad Darmawan bahkan ada yang jauh pesertanya yaitu dari UIN Antasari Banjarmasin Bapak Dr. Muhammad Rusdi. semoga Tasawuf dan Psikoterapi ini menjadi pusat pengembangan kajian Tasawuf dan Psikoterapi. bidang ini tidak hanya mempelajari ilmu pengetahuan agama islam tetapi juga memahami ilmu psikologi melalui pendekatan Psikoterapi Eksistensial Humanistik” tuturnya.
H. Sulaiman M. Ag, konsersium Nasional ” konsersium ini sudah berumur 2 tahun dan ini bertepatan pas ulang tahun kita. Pada tahun 2017 mengadakan 2 kali sebenarnya, tapi ini sudah di Hapus pada tahun 2015 silam. Semoga tasawuf ini bisa membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat” Ujarnya.
Dr. Ismail M.Ag, Wakil rektor II “Selamat kepada Prodi Tasawuf dan Psikoterapi karena sudah berhasil menjadi tuan rumah acara Konferensi konsorsium ke-4 Tasawuf dan Psikoterapi Se-Indonesia tahun 2019. Karena Prodi ini belum satu tahun dan belum mempunyai Alumni tetapi sudah bisa menjadi tuan rumah dalam acara tingkat nasional. krena ada Prodi kita yang lebih setengah abad tetapi perkembangannya biasa saja” tuturnya.
Ada 3 fakta terkait dalam Tasawuf dan Psikoterapi. saya mengikuti seminar Internasional IAIN BENGKULU, ada penelitian yang menarik yang terkait dengan Tasawuf dan Psikoterapi judulnya ialah Hubungan antara frekuensi lantunan Al-Qur’an terhadap pengurangan kecemasan penderita diabetes. Ada keterkaitan dengan dengan Tasawuf dan Psikoterapi melalui Latunan Al-Qur’an”. ujarnya
Dr. Ismail M.Ag, Wakil Rektor II, sekaligus membuka acara Konferensi Konsorsium ke-4 Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi se- Indonesia tahun 2019 dengan tema ” Membangun Bangsa Berfitrah Alamiyah, Ilmiyah, dan ilahiyah. (Raudho/Pran)