Laboratorium Terpadu Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang untuk pertama kalinya membuka launching Pendidikan dan Pelatihan Tilawah, Qira’ah, Kaligrafi, Da’i dan Da’iyah bagi mahasiswa.(18/10/2021)
Acara launching Pendidikan dan Pelatihan ini bertempat di ruang munaqasyah FUSHPI dengan dihadiri langsung oleh Dekan FUSHPI, Prof. Dr. Ris’an Rusli, M.Ag, para Wakil Dekan, Kaprodi, Sekprodi, kepala Laboratorium Terpadu, KTU, para kasub, serta tenaga kependidikan. Acara Pembukaan pendidikan dan pelatihan Laboratorium ini dipandu oleh MC dari Mahasiswa,yaitu Nadia Azkiya. Setelah dilakukan pembukaan dari MC dilanjutkan dengan acara Pembacaan Ayat-ayat Suci al-Quran oleh mahasiswa Hafizul Fadli.
Kepala Laboratorium Terpadu FUSHPI, Sulaiman Mohammad Nur, MA. menyampaikan bahwa pendidikan dan pelatihan Tilawah, Qira’ah, Kaligrafi, Da’i dan Da’iyah ini, bertujuan untuk mengembangkan minat dan kreativitas mahasiswa FUSHPI dalam meneladani pelatihan dan pembinaan yang diadakan Laboratorium dengan basis Islam. Selanjutnya beliau melaporkan jumlah keseluruhan peserta yang hendak mengikuti pelatihan tersebut sebanyak 100 Orang, di antaranya peserta pelatihan Qiraah sebanyak 30 orang, pelatihan Tilawah sebanyak 32 orang, pelatihan Da’i/Da’iyah sebanyak 21 Orang, dan pelatihan Kaligrafi sebanyak 17 Orang. Beliau berharap pendidikan dan pelatihan ini bisa berjalan lancar dan maksimal, khususnya pada pelatihan Qira’ah. Karena menurut beliau, Qira’ah ini memiliki 7 macam bacaan yang memiliki ciri khas tersendiri.
Sambutan selanjutnya Dekan FUSHPI, Prof. Dr. Ris’an Rusli, MA, beliau menyampaikan bahwa meski pendidikan dan pelatihan yang diadakan Laboratorium Terpadu FUSHPI terlihat biasa-biasa aja, tetapi ketika para mahasiswa belajar serius dan berhasil maka mereka akan menjadi orang yang sangat luar biasa. Kegiatan yang diadakan Laboratorium Terpadu FUSHPI ini, menurut beliau, akan melahirkan bibit-bibit unggul FUSHPI karena telah diampu oleh pelatih-pelatih berpengalaman, seperti Ustaz Ahmad Firdaus, Ustaz Ahmad Tirmizi, Ustaz Ahmad Saleh Sakni, Ustaz Mugiyono, dan lain-lain. Beliau juga menegaskan bahwa dalam launching pembukaan pendidikan dan pelatihan Tilawah, Qira’ah, Kaligrafi, Da’i dan Da’iyah ini yang hadir dibatasi, dalam arti ada yang hadir secara offline sebanyak 20 peserta, dan selebihnya hadir secara online melalui aplikasi zoom meeting. Kemudian diakhir sambutannya, beliau membuka kegiatan yang diadakan Laboratorium Terpadu FUSHPI ini dengan bacaan basmallah.
Selanjutnya acara launching pembukaan pendidikan dan pelatihan ini ditutup dengan do’a oleh Ustaz Ahmad Firdaus dan dilanjutkan disikusi dan koordinasi antara kepala Laboratorium Terpadu FUSHPI dan para pelatih Tilawah, Qira’ah, Kaligrafi, Da’i dan Da’iyah.(Eko)