Category: Berita

KULIAH TAMU IQT MENGHADIRKAN DR. YUSUF RAHMAN, M.A.

Prodi IQT S1 gelar Kuliah Tamu di Ruang Munaqosyah Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Rabu (11/23). Acara ini menghadirkan Dr. Yusuf Rahman, M.A. dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Acara ini dimulai dengan pembukaan yang disambut oleh Prof. Dr. Ris’an Rusli, M.Ag selaku Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam.

Dalam sambutannya Prof. Dr. Ris’an Rusli, M.Ag berterima kasih atas kehadiran narasumber Dr. Yusuf Rahman, M.A. Pada waktu yang sama ia memperkenalkan beberapa prestasi yang dicapai oleh alumni Prodi IQT. Salah satunya beberapa dari mahasiswa mendapatkan beasiswa LPDP, beasiswa fullbright dan lain-lain. Selain itu ia juga Mengucapkan terima kasih atas kehadiran tamu-tamu yang hadir dalam acara kuliah tamu Program Studi IQT. Di akhir sambutan, dekan membuka acara kuliah tamu secara resmi yang dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan dan kenang-kenangan kepada narasumber serta foto bersama

Acara yang dihadiri oleh kaprodi dan sekprodi beserta, dosen,  tendik dan mahasiswa ini menghadirkan Dr. Yusuf Rahman, M.A. yang pernah tiga kali menjadi asesor Ban-PT untuk prodi di Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam. Dalam materinya ia memaparkan dilema kajian Al Qur’an di Indonesia yang kebanyakan masih bersifat apologik. Sementara di sisi lain tidak menunjukkan adanya perkembangan akademis kajian Al Qur’an. Menurutnya penelitian harus berdiskusi dan berdebat dengan masyarakat akademik (peneliti, hasil penelitian, studies), bukan dengan praktisi (sources). Solusi yang diberikan oleh Yusuf Rahman dalam hal ini adalah untuk menetapkan tujuan penelitian tidak hanya untuk mengetahui, mendeskripsikan, membandingkan, menganalisis, tapi juga untuk menyatakan pendapat akademik (thesis statement) terhadap tema keilmuan yang sedang dibahas. Secara operasional ia juga menawarkan untuk menerapkan Taksonomi Bloom (HOTS,High Order Thinking Skils) dalam penelitian yaitu Analyse, Evaluate, Create.(HI)

FUSHPI ADAKAN WORKSHOP PENULISAN KARYA ILMIAH DALAM RANGKA PERCEPATAN TUGAS AKHIR MAHASISWA

 

Kamis, 23 November 2023,- Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam terus meningkatkan mutu akademik dengan berbagai kegiatan, salah satunya dengan kegiatan workshop penulisan karya ilmiah mahasiswa. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Munaqosyah dan dihadiri oleh Wakil Dekan I, Wakil Dekan III, Kaprodi serta Sekprodi, dan dosen di lingkungan FUSHPI.

Sebagaimana dalam sambutan Wakil Dekan I, ia menyatakan tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk melakukan percapatan tugas akhir mahasiswa. “Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka percepatan masa studi bagi mahasiswa, mudah-mudahan mahasiswa Ushuluddin bisa menyelesaikan studinya dalam waktu 3,5-4 tahun” ujar Dr. Pathurrahman, M.Ag wakil Dekan I FUSHPI.

Lebih lanjut, Pathurrahman mengutip syair dari Imam Syafi’i “Ilmu itu bagaikan binatang buruan sedangkan pena adalah pengikatnya. Maka, ikatlah buruanmu dengan tali yang kuat.” Tambahnya.

Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini diikuti oleh mahasiswa semester 5 dan 7 tiap prodi. Jamhari, M.Fil.I selaku Ketua Panitia Pelaksana kegiatan, di tempat yang sama menyampaikan harapannya bagi peserta workshop. “Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam membuat proposal skripsi khususnya dan percepatan dalam penyelesaian tugas akhir bagi mahasiswa” ujar Jamhari, yang juga Ketua Prodi Aqidah dan Filsafat Islam.

Setelah seremonial pembukaan, acara ini dibagi per prodi dengan ruangan yang berbeda-beda. Adapun narasumber dalam kegiatan ini adalah Dr. Rahmat Hidayat, Lc, M.Phil di Prodi Ilmu Alqur’an dan Tafsir (S1), Dr. Nurfitriyana, M.Ag dan Herwansyah , M.A sebagai narasumber di Prodi Studi Agama-agama, Almunadi, M.A dan  Muhammad Taqrib sebagai narasumber di Prodi Ilmu Hadis, Jamhari, M.Fil. I, Fenti Febriani, Lc, M.A, dan Sofia Hayati, M.Ag sebagai Narasumber di Prodi Aqidah dan Filsafat Islam, serta Ahmad Sholeh Sakni, Lc, M.A dan Umi Nurkholifah, M.Psi. Psikolog sebagai narasumber dari prodi Tasawuf dan Psikoterapi. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan bisa  memberi inspirasi ide penelitian bagi yang belum seminar proposal. (Sofi)

MAHASISWA FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM (FUSHPI) UIN RADEN FATAH JUARA RANERUP PADA LOMBA KARYA TULIS ILMIAH KOMPEMUN UIN RIL 2023

Salah satu mahasiswa SAA mengikuti Kompetisi Mahasiswa Ushuluddin Nasional Se PTKIN/PTKIS Indonesia  yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, fakultas Ushuluddin dan Studi Agama. Pada tanggal 15-18 November, adapun cabang lombanya terdiri dari kompetisi debat mahasiswa nasional, lomba karya tulis ilmiah dan poster.

Dan pada kesempatan kali ini, Mahasiswa prodi Studi Agama Agama kembali menjadi pemenang dalam lomba karya tulis ilmiah,  yang mendapat juara 2 atas nama Marshanda Rachma Mariska dengan judul artikel “Toleransi dalam Bingkai Studi Agama-Agama”. Menurut Bapak Nugroho, S.Th.I, M.Si selaku sekprodi SAA mengucapkan selamat dan sukses selalu kepada pemenang dan juga menyampaikan pesan tetap semangat kepada mahasiswa lain yang belum berkesempatan untuk mengikuti perlombaan pada kali ini, namun kedepannya mahasiswa SAA harus lebih banyak lagi menjuarai perlombaan pada kegiatan-kegiatan nasional maupun internasional yang diadakan oleh kampus-kampus di seluruh Indonesia. (nugroho)

 

KULIAH TAMU MAGISTER IQT MENGHADIRKAN DR. YUSUF RAHMAN, M.A

 

Prodi MAGISTER IQT (Ilmu al-Quran dan Tafsir) gelar Kuliah Tamu di Ruang Munaqosyah Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Rabu (11/23). Acara ini menghadirkan Dr. Yusuf Rahman, M.A. dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Acara ini dimulai dengan pembukaan yang disambut oleh Prof. Dr. Ris’an Rusli, M.Ag selaku Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam.

Dalam sambutannya Prof. Dr. Ris’an Rusli, M.Ag berterima kasih atas kehadiran narasumber Dr. Yusuf Rahman, M.A. Pada waktu yang sama ia memperkenalkan beberapa prestasi yang dicapai oleh alumni IQT. Salah satunya beberapa dari mahasiswa mendapatkan beasiswa LPDP, beasiswa fullbright dan lain-lain. Selain itu ia juga Mengucapkan terima kasih atas kehadiran tamu-tamu yang hadir dalam acara kuliah tamu Program Studi IQT. Di akhir sambutan, dekan membuka acara kuliah tamu secara resmi yang dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan dan kenang-kenangan kepada narasumber serta foto bersama

Acara yang dihadiri oleh kaprodi dan sekprodi beserta, dosen,  tendik dan mahasiswa ini menghadirkan Dr. Yusuf Rahman, M.A. yang pernah tiga kali menjadi asesor Ban-PT untuk prodi di Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam. Dalam materinya ia memaparkan dilema kajian Al Qur’an di Indonesia yang kebanyakan masih bersifat apologik. Sementara di sisi lain tidak menunjukkan adanya perkembangan akademis kajian Al Qur’an. Menurutnya penelitian harus berdiskusi dan berdebat dengan masyarakat akademik (peneliti, hasil penelitian, studies), bukan dengan praktisi (sources). Solusi yang diberikan oleh Yusuf Rahman dalam hal ini adalah untuk menetapkan tujuan penelitian tidak hanya untuk mengetahui, mendeskripsikan, membandingkan, menganalisis, tapi juga untuk menyatakan pendapat akademik (thesis statement) terhadap tema keilmuan yang sedang dibahas. Secara operasional ia juga menawarkan untuk menerapkan Taksonomi Bloom (HOTS,High Order Thinking Skils) dalam penelitian yaitu Analyse, Evaluate, Create.(HI)

FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM (FUSHPI) UIN RADEN FATAH MENGHADIRKAN KETUA ASOSIASI STUDI AGAMA INDONESIA (ASAI)

 

Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam melaksanakan Kuliah Tamu Dengan Narasumber Ketua ASAI Dr. Ahmad Muttaqin, S.Ag. M.Ag. Ph.D, kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 21 November 2023 di ruang Munaqosyah FUSHPI yang dihadiri oleh bapak dekan FUSHPI Prof. Dr. Dr. H. Ris’an Rusli, M.Ag beserta wakil dekan 1,2, dan 3 FUSHPI bersama para kaprodi, sekprodi dan dosen dari setiap prodi yang ada di FUSHPI serta 90 orang mahasiswa. Kuliah tamu yang dibuka langsung oleh Dekan FUSHPI tersebut mengatakan bahasa tujuan diadakan kuliah tamu tersebut selain sebagai tindak lanjut dari MOA antara ASAI dengan FUSHPI UIN Raden Fatah juga untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa FUSHPI terkhusus Mahasuswa Studi Agama-Agama ( SAA) tentang peluang yang dapat di dapatkan di era 5.0.

Bapak  Dr. Ahmad Muttaqin, S.Ag.M.Ag Ph.D yang merupakan Dosen dan juga wakil direktur Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengatakan bahwa tujuan kita belajar agama itu ada dua yaitu to half religion dan to be religion. Religius studies merupakan tipe posmodernisme itu ketika SAA sebagai kekuatan mansifatoris memberdayakan kelompok minoritas, entah itu minoritas secara pasca keagamaan ataupun jenis kelamin.

Perspektif gender ini banyak sekali dipakai dalam SAA kontemporer ini merupakan tipe posmodernisme. Kemudian ketika SAA digunakan untuk kesejahteraan seperti memajukan pertumbuhan ekonomi atau untuk mengatasi  stabilitas ekonomi, dan terorisme.

Dalam kuliah tamu tersebut ketua ASAI mengagas SAA terapan, meskipun belum menemukan bentuknya yang sangat kokoh. Tetapi prakteknya ternyata sudah ada di Jepang misalnya kita bisa menjumpainya di Sofia University menggunakan konteks SAA sebagai nama program magister dengan target tujuannya alumni yang mengimplementasikan religion studies dalam bidang dialog antaragama, studi perdamaian, administrasi publik, hubungan internasional bahkan kedokteran. Banyak sekali riset-riset SAA yang diintegrasikan dengan isu-isu kesehatan.

Saya yakin bahwa mahasiswa Ushuluddin itu sudah menjadi gudangnya moderat tidak hanya moderasi beragama tetapi juga moderasi kehidupan yang kita butuhkan serta moderasi politik dan budaya. Dari kegiatan ini sebagai mahasiswa SAA dapat membuka pemikiran kita, bahwa lulusan dari prodi  SAA juga dapat bersaing dengan lulusan dari jurusan lain dengan kemampuan yang telah dibekali oleh prodi SAA tersebut.

AKTIF MENJADI RELAWAN KEMANUSIAAN SALSABILLA MAHASISWA TASAWUF DAN PSIKOTERAPI TEBAR KEBAIKAN UNTUK SESAMA ; PENYANDANG DISABILITAS, ANAK JALANAN, KORBAN ASUSILA DAN LAINNYA

 

Salsabilla, seorang Mahasiswi Prodi Tasawuf dan Psikoterapi yang pada Desember 2022 lalu melakukan Magang Mandiri di Sentra Budi Perkasa Palembang dengan membawa Program “Colour Emotion”. Program tersebut bertujuan untuk menjadi media penyalur emosi bagi teman-teman yang sedang di tahap rehabilitasi. Kegiatan tersebut berupa melukis dan mewarnai, teman-teman Penerima Manfaat (PM) dibebaskan untuk mengekspresikan perasaannya atau sesuatu yang ingin mereka tuangkan kedalam kertas putih. Kegiatan tersebut tentu saja tidak memaksakan PM untuk melukis, karena dikhawatirkan akan membebani mereka.

Kegiatan tersebut terus berjalan hingga kini, tentunya banyak dampak positif yang dihasilkan, seperti : mendapatkan keluarga baru, keterikatan emosional dengan beberapa Penerima Manfaat, Program “Colour Emotion” menjadi ciri khas saya yang sudah diketahui banyak orang termasuk teman-teman kampus, membuat orang-orang disekitar saya menjadi lebih tenang, dan tentunya untuk PM (Penerima Manfaat) menjadi lebih berani untuk menampilkan sisinya lainnya yang mereka tuangkan dalam lukisan.

Kegiatan ini juga secara tidak langsung mematahkan opini orang-orang bahwa orang yang mempelajari Tasawuf jarang bersosialisasi dan sibuk dengan urusan akhirat. Kegiatan ini juga termasuk bagian dari Dakwah, dimana target saya adalah muda mudi yang saat ini mungkin sudah melupakan hakikatnya sebagai manusia yaitu makhluk sosial. Saya juga beberapa kali mengajak rekan-rekan saya untuk membuat suatu project yang berjudul “Mahasiswa Gemar Berbagi” yaitu kegiatan bagi-bagi makanan berupa Nasi dan Burger, dan salah satu tempat kunjungan kami adalah Sentra Budi Perkasa.

Kegiatan lainnya adalah saya mulai mengenalkan Bahasa Isyarat kepada teman-teman kampus terkhusunya prodi Tasawuf dan Psikoterapi agar mereka terbiasa dan menganggap hal yang lumrah ketika melihat seorang Tuli berbicara dengan bahasanya. Sosialisasi Bahasa Isyarat juga saya kenalkan kepada Pegawai/Pekerja Sosial yang ada disana agar sedikit banyaknya mereka bisa berkomunikasi dengan Penerima Manfaat Tuli.

Respon Positif sering sekali saya dapatkan dari Pekerja Sosial (Peksos) yang ada di sentra, salah satu Peksos yang ada disana pernah berkata “Jarang sekali ada anak muda yang mau mendedikasikan dirinya kepada teman-teman disabilitas maupun penerima manfaat lainnya, tanpa terikat dengan nilai bahkan mampu melakukannya sendirian”. Bahkan Peksos yang ada disana sering bertanya apakah ada program-program terbaru yang bisa dilakukan untuk kedepannya.

Menurutnya alasan mengajukan magang mandiri di Sentra Budi Perkasa adalah karena :1. Tempat Rehabilitasi tersebut memiliki beragam kelompok Penerima Manfaat seperti ; Disabilitas, Anak Berhubungan dengan Hukum, Anak Jalanan, Korban Tindak Asusila, dan lain sebagainya. Hal itu yang membuat saya tertarik untuk magang disana. Kedua, adalah karena dorongan Hati Nurani, saya mengetahui Sentra karena Project dari Mata Kuliah Patologi Rehabilitasi Sosial dengan Dosen pengajar ( Konto Iskandar Dinata, M.Psi, Psikolog) yang mengharuskan kami observasi ke lapangan dan terpilihlah tempat tersebut sebagai lokasi penelitian, dari situlah ide dan program yang saya jalankan tercetus dan ditambah dorongan hati yang selalu ingin berbuat sesuatu pada Masyarakat. Ketiga, adalah selain bisa mengisi waktu luang serta sekaligus mengasah bakat melukis saya, disana saya banyak belajar tentang arti Syukur, Ikhlas, dan Sabar yang diperlihatkan langsung oleh teman-teman Penerima Manfaat disana, Interaksi yang terjadi membuat banyak sekali pengalaman berarti sehingga saya sampai saat ini pun tidak akan jenuh untuk berkunjung, bermain, melukis, dan mendengarkan cerita-cerita mereka.

Kegiatan Positif ini mendapatkan banyak sekali dukungan positif dari Keluarga, Teman bahkan Dosen Prodi Tasawuf dan Psikoterapi. Ibu Umi Nur Holifah, M. Psi juga merupakan salah satu Dosen yang mendukung penuh kegiatan saya, bahkan beliau juga merupakan salah satu Psikolog yang ada di Sentra Budi Perkasa. Adapun juga Bapak Kaprodi TP (Ahmad Soleh Sakni, Lc., MA.) dan Bapak Sekprodi TP ( Deddy Ilyas M.Us) sangat mendukung kegiatan positif yang dilakukan mahasiswa-mahasiswinya, dan hal ini juga sejalan lurus dengan mata kuliah yang berkaitan dengan Psikoterapi yang kemudian dipraktekan langsung dilapangan.

Jauh sebelum magang tersebut, Salsabilla memang sudah mendedikasikan diri sebagai Relawan pada banyak sekali kegiatan Kemanusiaan, seperti : Pendampingan Pasien RSMH yang memiliki penyakit kulit yang Langka, Distribusi air bersih di kota Banyuasin, hingga Relawan Kemanusiaan pada Bencana di Sungki 2019 lalu.

UPGRADE SKILLS, MAHASISWA TASAWUF DAN PSIKOTERAPI MAGANG DI DINSOS KOTA PALEMBANG

Palembang – 4 Mahasiswa Program Studi Tasawuf Dan Psikoterapi Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam melaksanakan magang mandiri pada Instansi Dinas Sosial Kota Palembang. Magang Mandiri ini mendapatkan respon positif dari pihak Fakultas dan prodi.

Setelah berkonsultasi dan sharing pada Dosen Psikologi Ibu Umi Nur Holifah, M.Psi ditetapkan bahwa magang mandiri jatuh pada Instansi Pemerintah Dinas Sosial. Serta Bpk. KA Prodi Tasawuf dan Psikoterapi H. Ahmad Soleh Sakni,. Lc.,MA,.CDAI memberikan pembekalan sebelum melaksanakan magang mandiri. “Bawalah nama Universitas, Fakultas terutama Prodi Tasawuf dan Psikoterapi untuk dikenalkan serta disosialisasikan ke masyarakat bahwa ada pengembangan sumber daya spiritual manusia yang unggul dalam bidang terapi. Masuk ke dalam bidang tasawuf dan psikoterapi bukan hanya langkah bijak, tetapi juga merupakan langkah yang memungkinkan membantu diri sendiri dan orang lain dalam perjalanan pertumbuhan pribadi dan spiritual mereka”. (06/08/23)

Peserta magang mandiri dibagi menjadi 3 bagian divisi yaitu Adelia Ismaya. A dan Aisyah Nazhirah berada di divisi Sekertariat, Indah Pertiwi di bagian Pemberdayaan Sosial dan Maida Alda Irma divisi Rehabilitasi Sosial.

Bersinergi dalam program magang mandiri, untuk mengenal lebih dalam cara pihak Instansi dalam menangani kasus ODGJ (Orang Dalam Gangguan Jiwa) jalanan dan ODP (Orang Dalam Penjangkauan).

“Tidak pulang ke rumah, saya duduk- duduk di simpang Charitas buat minta- minta di sana menunggu dikasih duit sama sedekah dengan orang- orang” ODP inisial L saat di assesmen penjemputan pada POLDA Subdit IV PPA, Jumat (18/08/2023).

Mahasiswa magang mandiri sangat antusias berpartisipasi dalam membantu merealisasikan visi dan misi Instansi Dinas Sosial pada divisi yang telah ditentukan.

Seperti Adelia Ismaya dan Aisyah Nazhirah divisi Sekertariat giat membantu dalam mengentry data para pegawai PNS untuk diverifikasi pada SIPD Dinas Sosial, membuat surat tugas, mengikuti rapat dan membuat biodata para pegawai non PNS.

PERTAMA KALI DI UIN RAFAH, FUSHPI ADAKAN BIMTEK KURIKULUM OBE

Palembang (16/11/23).

Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUSHPI) yang dikenal dengan jargonnya “FUSHPI melesat” terus berupaya meningkatkan mutu akademik  dengan berbagai inovasinya. Baru saja – (kemarin 15/11/23), Dekan FUSHPI menutup kegiatan Pekan Kreativitas Mahasiswa, hari ini FUSHPI kembali adakan kegiatan peningkatan mutu akademik, berupa Bimtek Kurikulum OBE.

Kurikulum yang berbasis pada Outcomes Based Education atau yang disingkat OBE  merupakan kurikulum yang berfokus pada capaian pembelajaran.

Ditemui di sela-sela break acara, Nugroho, M.S.I selaku Ketua Panitia Bimtek menyampaikan bahwa kegiatan ini penting untuk dilaksanakan. “Bimtek ini diharapkan dapat memberi pencerahan kepada pengelola prodi khususnya dalam menyusun kurikulum prodi, maka kegiatan ini sangat penting untuk diselenggarakan” ungkap Pak Nug, sapaan akrabnya.

Kegiatan yang bertempat di Ruang Rapat Fakultas ini dihadiri oleh pimpinan dekanat, Kabag TU, kasub, kepala laboratorium terpadu, kaprodi, sekprodi, serta staf prodi di lingkungan Fakultas Ushuluddin, dengan peserta kurang lebih 30 orang.

Dr. Fajri Ismail, M.Pd.I, selaku narasumber bimtek mengungkapkan bahwa “FUSHPI merupakan fakultas pertama di UIN Raden Fatah yang menyelenggarakan Bimtek OBE.” Sontak pernyataan ini disambut dengan teriakan peserta bimtek dengan salam FUSHPI Melesat.  Dengan diselenggarakannya Bimtek ini, diharapkan FUSHPI mampu menyusun kurikulum dengan output lulusan yang cakap dan berdaya saing tinggi.(Sofi)

FUSHPI HADIRKAN Dr. FAJRI ISMAIL, M.PD.I SEBAGAI NARASUMBER BIMTEK KURIKULUM OBE BERDASARKAN PERMENDIKBUD NO 53 TAHUN 2023

Palembang-(Kamis, 16/11/23).

Kurikulum Pendidikan Tinggi merupakan amanah institusi yang harus senantiasa diperbaharui sesuai dengan kebutuhan. Kurikulum memerlukan rancangan, pelaksanaan serta evaluasi sesuai dengan tuntutan zaman dan kebutuhan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni (IPTEKS) serta kompetensi yang dibutuhkan oleh masyarakat, maupun pengguna lulusan perguruan tinggi. Perguruan Tinggi sebagai penghasil sumber daya manusia terdidik perlu mengukur lulusannya, hal ini dimulai dengan penyesuaian kurikulum program studi.

Dalam rangka menjawab kompetensi yang dibutuhkan oleh masyarakat dan pengguna lulusan, Fakultas Ushuluddin menyelenggarakan Bimtek Kurikulum OBE (Outcomes Based Education) dengan mengundang  Dr. Fajri Ismail, M.Pd.I sebagai narasumbernya. Fajri, sapaan akrab Wakil Direktur Pasca Sarjana UIN Raden Fatah Palembang  ini memulai penyampaian materinya dari pengenalan OBE, menjelaskan  apa itu Program MBKM, hingga memberikan paparan teknis tentang bagaimana menentukan profil lulusan dan deskripsinya, CPL, dan CPMK sesuai taksonomi Bloom.

“Profil Lulusan adalah penciri atau peran yang dapat dilakukan oleh lulusan di bidang keahlian atau bidang kerja tertentu setelah menyelesaikan studinya, sedangkan deskripsi merupakan uraian berupa mata kuliah pendukung dari profil lulusan” sambung Fajri.

Lanjutnya, Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi terdiri dari aspek sikap, keterampilan, pengetahuan.

Materi yang awalnya berlangsung santai dan penuh antusias tanya jawab dari peserta, ditutup dengan keseriusan berfikir, dengan adanya penugasan dari narasumber kepada peserta berupa perancangan pembelajaran dengan identifikasi CPL yg dibebankan pada mata kuliah, merumuskan capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK), merumuskan sub CPMK, dan tugas akan dibahas kembali pada pertemuan dua pekan ke depan.

Bimtek ini dihadiri oleh pimpinan dekanat, Kabag TU, kasub, kepala laboratorium terpadu, kaprodi, sekprodi, serta staf prodi di lingkungan Fakultas Ushuluddin (Sofi)

WD 1 FUSHPI MEMBUKA KEGIATAN BIMTEK OBE

Kamis, 16/11/23, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam berupaya mempertahankan budaya mutu di lingkungan UIN Raden Fatah dengan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang inovatif. Hari ini, FUSHPI menyelenggarakan Bimtek kurikulum OBE dalam rangka peningkatan mutu Program Studi. Mengikuti ritme gerak dan langkah strategis Dekan FUSHPI, seolah tak lelah berkreativas, civitas akademika FUSHPI terus memberikan memberikan kontribusinya dalam  peningkatan budaya mutu di lingkungan UIN Raden Fatah Palembang.

Kegiatan Bimtek ini dilaksanakan di Gedung B Ruang Rapat Fakultas, yang dibuka langsung oleh Wakil Dekan 1 FUSHPI, Dr. Pathurrahman, M.Ag. Dalam sambutannya, ia menyampaikan tujuan diadakannya Kegiatan Bimtek Kurikulum OBE. “Bimtek ini diselenggarakan dengan tujuan memberikan gambaran kepada kita semua, termasuk pengelola program studi tentang kurikulum yang berbasis pada Outcomes serta dalam rangka mempersiapkan program Merdeka Belajar Kurikulum Merdeka (MBKM)” terang Pathur. Menurutnya, dalam Program MBKM, Prodi wajib menampilkan RPS  yang memuat Tujuan Pembelajaran dan Capaian Pembelajaran, yang siap untuk ‘dipasarkan’ sebagai ‘daya jual’ pada perguruan tinggi luar.

Acara yang berlangsung dengan serius tapi santai ini, diselenggarakan dari pukul 09.00 – 15.45 WIB yang dihadiri oleh jajaran pimpinan dekanat, Kabag, Kasub, Kalab, Kaprodi, Sekprodi, dan seluruh staf prodi. Kegiatan ini ditutup dengan foto bersama. (Sofi)