
Fushpi Melesat – Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (Fushpi) UIN Raden Fatah Palembang Bersama Fakultas Sains Kemanusiaan (FSK ) UPSI Malaysia, perdana mengadakan Webinar Internasional antar Mahasiswa dengan tema Self Competence in Social Media: Identity and Potential (Kompetensi Diri di Media Sosial: Identitas dan Potensi) secara daring melalui aplikasi Zoom Cloud Meetings. (15/2/2022)
Webinar Internasional ini diikuti oleh ratusan peserta, mulai dari Dosen, Ilmuwan, peneliti, serta mahasiswa dari berbagai universitas dan institusi di berbagai derah didalam maupun luar negeri.
Acara diawali dengan Sambutan Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang dan Dekan Fakultas Sains Kemanusian UPSI Malaysia yang diwakili oleh timbalan Dekan. Dekan Fushpi Prof. Dr. Ris’an Rusli, mengucapkan terimakasih kepada Bapak, ibu dan Mahasiswa yang telah hadir dalam acara perdana Webinar Internasional antar mahasiswa Fushpi UIN Raden Fatah dan FSK UPSI Malaysia. Ini adalah langkah pengembangan dari kerjasama yang telah dilakukan saat ini dengan telah dilaksanakannya dari berbagai kegiatan Webinar Internasional para Dosen dari kedua pihak ini bertemu dalam jaringan melalui aplikasi zoom dan suatu keniscayaan boleh jadi nanti kita akan berjumpa di Malaysia secara langsung atau mungkin dari pihak Malaysia yang akan hadir berjumpa di Indonesia. Jelas ini adalah sebuah kegiatan yang positif, karena potensi potensi berharga pada mahasiswa yang sangat luar biasa dan ini sebuah hal yang sangat-sangat kita perlukan untuk pengembangan adik-adik mahasiswa. Kami sangat berharap kepada Rektor berkenan untuk menyampaikan sepatah dua patah kata sebagai pembuka kepada mahasiswa ini dalam acara perdana ini, karena kami melihat acara ini akan berkaitan dengan tujuan dari Universitas Islam Negeri Raden Fatah dalam menuju predikat unggul tahun 2024.
Mari kita bergandeng bahu membahu dalam melaksanakan program Webinar Internasional dikalangan Mahasiswa ini, memberikan pengalaman yang baik untuk mengembangkan potensi mereka dan insyaAllah mereka akan jadi penyambung risalah dari Nabi Shalallahu Alaihi Wassalam, ujar Timbalan Dekan Dr. Abd Hadi Borham dalam sambutannya.
Selanjutnya acara dibuka oleh Prof. Dr. Hj. Nyayu Khodijah, S.Ag, M.Si., Rektor UIN Raden Fatah Palembang. Beliau mengucapkan terimakasih kepada para dekanat dari FSK UPSI Malaysia dan Bapak Dr. Miftachul Huda sebagai penyambung perantara atas Kerjasama antar kedua pihak beda negara ini. Semoga Kerjasama ini tetap terus bisa berlangsung dan semakin harmonis.
Kegiatan Webinar Internasional ini sangat penting bagi mahasiswa, beliau sangat mendukung kegiatan ini karena menurutnya penting bagi mahasiswa kita untuk melatih Kemampuan mereka dalam mengembangkan kemampuan menulis karya ilmiah dan juga sekaligus bagaimana menyampaikannya dalam forum-forum ilmiah penting dalam mengembangkan kultur akademik universitas ini.
Dalam Tema yang diusung pada webinar kali ini artinya berkaitan dengan pemanfaatan sosial media dalam kehidupan sehari-hari, perlu kita pahami bahwa media sosial apakah dia dalam bentuk Facebook WhatsApp dan sebagainya yang sudah menjadi makanan sehari-hari, jadi kalau setiap hari di Indonesia itu masyarakat makan nasi setiap hari dan harus secara tiga kali sehari.Banyak remaja remaja kita ini yang memanfaatkan media sosial sering lupa waktu, bisa lupa belajar bahkan mungkin lupa makan, karena mereka tidak mampu mengontrol diri mereka ketika sudah menggunakan media sosial, itu merupakan salah satu dampak negatif yang sering terjadi pada remaja termasuk para mahasiswa sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Media Sosial sangat berdampak pada Sikap perilaku para remaja utamanya mahasiswa yang sangat dipengaruhi oleh apa yang mereka lihat apa yang mereka saksikan baru di media sosial mulai dari cara berpakaian, cara berbicara, cara berperilaku sehingga tidak menunjukkan jati dirinya sendiri, kebetulan karena kita Indonesia dan Malaysia ini sama-sama berada di wilayah timur yang mempunyai tradisi kebiasaan sopan santun tutur kata sebagai orang timur ini seringkali karena terpengaruh media sosial itu sudah lepas atau sudah hilang jati dirinya tersebut. beberapa hal yang menarik untuk kita diskusikan yang disebut dengan kompetensi yang harus dimiliki oleh kita dalam menggunakan media sosial Jangan sampai kita justru dikendalikan oleh media sosial, harusnya Kita sebagai manusia yang menciptakan media sosial juga adalah manusia yang bisa memanfaatkan media sosial dengan baik dan memanfaatkan penggunaannya, ini saya kira mungkin bisa menjadi apa topik yang menjadi pemicu diskusi kita hari ini agar nanti bisa ditemukan rekomendasi atau formula seperti apa peran mahasiswa atau mungkin peran perguruan tinggi dalam memaksimalkan penggunaan media sosial sehingga betul-betul mahasiswa bisa memanfaatkan secara bijak secara arif dan benar serta tentu secara terkontrol, artinya mereka tidak sampai lupa waktu, ujar Prof. Dr. Hj. Nyayu Khodijah, S.Ag, M.Si.
Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi dari masing-masing perwakilan Mahasiswa dengan dipandu Apriliah mahasiswa Fushpi UIN Raden Fatah sebagai Moderator. Terdapat enam perwakilan Mahasiswa sebagai pembicara yaitu dari 3 orang dari mahasiswa Fushpi UIN Raden Fatah Palembang dan 3 orang dari mahasiswa dari FSK UPSI Malaysia. Pembicara pertama adalah Mohammad Ridwan bin Othman (FSK UPSI Malaysia), dengan materi akhlak islam dalam bermedia sosial. Pembicara yang kedua adalah Dwi Ririn (Fushpi UIN RF), dengan materi akhlak sebagai bentuk identitas diri. Pembicara ketiga adalah Ahmad Adeel Wajdi (FSK UPSI Malaysia) dengan materi pengajaran pendidikan islam di era media sosial. Pembicara keempat adalah Muhammad Wahyu Al Firdaus (Fushpi UIN RF) dengan materi pengaruh media sosial terhadap citra tubuh remaja perempuan, pembicara kelima adalah Mohd Japar bin Mohammad Monir (FSK UPSI Malaysia), dengan materi memahami pemikiran kritis dalam islam. dan terakhir pembicara ke enam adalah Ziko Vioren (Fushpi UIN RF), dengan materi urgensi serta peranan filsafat dalam mengembangkan potensi dan indentitas diri di media sosial bagi generasi milenial. Keenam pembicara membawakan materi yang sangat menarik dan informatif terkait dengan self competence in social media, indetity and potential, khususnya anak muda zama sekarang, hal ini membuat peserta yang hadir begitu antusias dalam mengikuti jalannya webinar.