Category: Berita

DOSEN PRODI ILMU HADIS UIN RADEN FATAH PALEMBANG MENGISI VISITING LECTURER DI FAKULTAS USHULUDDIN DAN FILSAFAT UIN ALAUDDIN MAKASSAR

Fushpi Melesat – Dosen Prodi Ilmu Hadis UIN Raden Fatah Palembang mengisi Visiting Lecturer di Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar pada Selasa 14 Desember 2021, sebanyak empat dosen prodi mempresentasikan artikel mereka terkait dengan kajian hadis. Adalah bapak Hedhri Nadhiran menyampaikan tema “Hadis Sebagai Dalil Hukum” dalam penjelasannya Hedhri menyoroti penomena yang marak di kalangan masyarakat muslim yang mengamalkan hadis secara tekstual dengan mengabaikan indikator yang mengiringi  munculnya satu hadis. Ia mencontohkan tentang hadis poligami, yang menurutnya poligami lebih dari empat sejatinya dikhusukan untuk Nabi saja dan bukan untuk umaatnya. Dari ini mengindikasikan ada Sunnah tasri’iyah dan Sunnah ghairu tasri’iyah. Dalam acara yang dihadiri bapak Dr. H. Muhsin Mahfuz, M.Th.I dekan Fakultas Ushuluddin, wakil-wakil dekan, Ketua-ketua Prodi dan mahasiswa itu Bapak Hedhri menyimpulkan tidak semua hadis berdimensi syariat dan menjadi sumber hukum, namun ada Sunnah yang berdimensi hukum yang dikhususkan untuk Nabi saja, karena itu Pengetahuan yang komprehensi untuk menetapkan hadis sebagai sumber dan dalil hukum adalah sebuah keniscayaan.

Pada kesempatan yang sama Bapak Almunadi menyampaikan materi tentang “Sisi Positif Masa Pandemi Covid-19”. Dalam penjelasannya beliau menyatakan bahwa pada masa pandemi ini ada sisi positif yang bisa diambil sebagai pelajaran, dengan mengutip surah al-Baqarah ayat 26 beliau mengatakan contoh nyata dari kebesaran Allah adalah adanya virus corona yang berukuran hanya 125 nanometer atau 0,125 mikrometer. Tapi dengan ukurannya yang sangat kecil itu, virus corona dapat menyebabkan kematian. Baginya, dengan perantara virus ini hendaknya manusia senantiasa untuk bertasbih memuji kebesaran Allah. Karena dengan sesuatu yang sangat kecil dan tidak kasat mata, cukup membuktikan bahwa Allah Maha Kuasa. Dalam kesimpulannya beliau mengatakan, sembilan hal penting yang dapat dijadikan pelajaran dan hikmah adanya masa pandemi ini. Pertama, masa pandemi ini menyadarkan kita bahwa manusia adalah makluk yang lemah. Kedua, masa pandemi dapat meningkatkan kuliatas dan kuantitas ibadah kepada Allah. Ketiga, menyadarkan diri untuk selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Keempat, pencemaran udara menurun seiring menurunya aktifitas masyarakat. Kelima, meningkatkan solidaritas antar sesama dengan penyaluran infak dan Sadaqah. Keenam, memperkuat kesadaran untuk terus menuntut ilmu. Ketujuh, menjaga untuk tidak melakukan kontak langsung, terlebih dengan bukan muhrim. Kedelapa, masa pandemi membantu untuk meningkatkan kreatifitas. Kesembilan, meningkatkan silaturahim virtual dan memperbanyak jaringan.

Visiting lecturer ini juga menghadirkan bapak Adriansyah NZ sebagai narasumber dari Prodi Ilmu Hadis UIN RF. Beliau menyampaikan tema “Proteksi Diri Masa Pandemi dalam Perspektif Hadis Shahih”. Dalam keterangannya beliau menyatakan Corona Virus berdapak besar pada seluruh aspek kehidupan masyarakat. Aspek ekonomi misalnya, pertumbuhan ekonomi setiap negara menjadi lesu. Bidang sosial yaitu dengan bertambahnya angka kemiskinan, meningkatnya pengangguran, muncul berbagaimacam kejahatan bermotif ekonomi. Dalam kehidupan beragama terjadi banyak perubahan dalam pelaksanaan ibadah. Menurutnya, dampak pandemi tersebut dapat diminimalisir dengan mangatasi akar permasalahannya yakni  dengan mengaplikasikan hadis Nabi tentang langkah-langkah yang harus ditempuh dalam proteksi diri dalam hadis Nabi. Beliau mengutip hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari “Apabila kalian mendengar wabah lepra di suatu negeri maka janganlah kalian masuk ke dalamnya, namun jika ia menjangkiti suatu negeri, sementara kalian berada di lamanya, maka janganlah kalian keluar dari negeri tersebut”.  Menurut beliau hadis ini mengindikasikan bahwa tidak boleh pergi ketempat yang terkena wabah dan juga tidak boleh pergi dari tempat yang terkena wabah. Hadis lain menganjurkan untuk menutup bejana untuk menjaganya dari kotoran, menurutnya hadis ini juga merupakan bukti dan anjuran untuk menggunakan masker.

Sesi terkahir pada visiting lecturer ini diisi oleh bapak Beko Hendro dengan menghadirkan tema “Integrasi Ilmu dalam Kajian Hadis” dalam keterangaanya beliau menyoroti tentang dikotomi ilmu, yakni dikotomi ilmu agama dan sains yang dalam pandanga sebagian orang tidak ada kaitan antara satu dengan lainnya, beliau mencontohkan dikotomi antara keilmuan umum seperti fisika, ekonomi, sosiologi, biologi, psikologi dalam penelitian masih berlandaskan ada fakta ilmiah empirik dan seakan abai terhadap kajian serupa yang bersumber dari al-Quran dan hadis. Dan atau ilmu agama yang dianggap hanya berfokus pada ilmu yang berlandaskan wahyu, atau keilmuanya yang berkorelasi dengan wahyu dan turast klasik, seperti fiqh, ilmu tauhid, ilmu tasawuf, tafsir, ilmu hadis, dan sejarah Islam. Baginya dua keilmuan ini bisa diintegrasikan dalam kajian, khsusunya kajian hadis.

Menurutnya, kajian hadis harus berpindah dari kajian klasik kepada kajian ilmiah kontemporer dengan memadukan analisa hadis atau pembuktian keilmiahan hadis, seperti pada hadis lalat dan hadis tahapan penciptaan manusia. Baginya, adanya kurikulum MBKM (merdeka belajar kampus merdeka) adalah kesempatan yang besar bagi pengkaji hadis untuk berkolaborasi dengan kajian ilmu lainnya. Ini adalah peluang yang besar bagi mahasiswa hadis dan kesempatan yang luas bagi mahasiswa untuk belajar dan berkolaborasi dalam penelitian dengan mahasiswa dari bidang keilmuan lain (umum) dan dari kampus lain. Kolaborasi itu bisa dalam bentuk mahasiswa hadis membahas hadis tentang zubab (lalat) dengan mahasiswa kedokteran, atau ahli bakteriologi. Atau mahasiswa hadis membahas hadis tentang ekologi dan pelestairan lingkungan dengan mahasisawa biologi (ekosistem dan ekologi). Acara visiting lecturer ini kumudian ditutup dengan pertanyaan dan respons dari unsur dosen dan mahasiswa.(Beko)

PROGRAM STUDI ILMU HADIS UIN RADEN FATAH PALEMBANG MELAKUKAN BENCHMARKING KE PROGRAM STUDI ILMU HADIS UIN ALAUDDIN MAKASSAR

Fushpi Melesat – Program Studi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang melakukan kunjungan ke Prodi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin, Filsafat dan Politik Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar dalam rangka Benchmarking, MoA dan Visiting Lecturer pada tanggal 13-16 Desember 2021.

Rombongan dilepas langsung di Bandara Internasional Sulthan Mahmud Badaruddin II oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang Prof. Dr. Ris’an Rusli, MA dan didampingi oleh Wakil Dekan II Bidang Perencanaan dan Keuangan H. Jhon Supriyanto, MA dan Sub Koordinator bidang Perencanaan dan Keuangan, Muhammad Syahid, M.Si. Dalam kunjungan ke Makassar, Rombongan Tim Prodi Ilmu Hadis di pimpin oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dra. Hj. Anisatul Mardiah, M.Ag, Ph.D. Ikut dalam rombongan ini adalah Ketua Prodi Ilmu Hadis Almunadi, S.Ag, MA, Sekretaris Prodi Ilmu Hadis Adriansyah. NZ, MA, Staf Prodi Ilmu Hadis Beko Hendro, Lc, M.Hum serta GPMP Prodi Ilmu Hadis Hedhri Nadhiran, M.Ag. Dalam rombongan ini juga ikut Sub Koordinator bidang Umum dan Kepegawaian Muhammad Rafiq, M.Si, Kepala Kepustakaan Sugiantoro, MH dan Staf Tenaga Kependidikan Silvy Rosa Anggraini, S.Hum.

Kegiatan Benchmarking diadakan pada hari selasa, tanggal 14 Desember 2021 di Aula Fakultas Ushuluddin, Filsafat dan Politik UIN Alauddin Makassar. Rombongan Prodi Ilmu Hadis UIN Raden Fatah Palembang disambut langsung oleh Dekan Fakultas Ushuluddin, Filsafat dan Politik UIN Alauddin Makassar Dr. Muhsin Mahfudz, M.Th.I serta Wakil Dekan I, II, III, Kabag TU, Kasubbag serta Ketua Prodi dan Sekretaris Prodi di Lingkungan Fakultas Ushuluddin, Filsafat dan Politik UIN Alauddin Makassar. Dalam sambutannya, Muhsin Mahfudz merasa senang dan gembira menerima tamu jauh dari Palembang, “Kami sangat senang dan gembira menunggu tamu jauh dari Palembang, bahkan lebih dari 2 minggu kami menunggu dan mempersiapkannya” tutur Muhsin Mahfudz. Lebih lanjut Dekan Fakultas Ushuluddin, Filsafat dan Politik menyampaikan perihal perkembangan UIN Alauddin terutama pada Fakultas Ushuluddin, Filsafat dan Politik, bahwa di Fakultas Ushuluddin terdapat 7 Program Studi yaitu Prodi Aqidah dan Filsafat Islam, Prodi Studi Agama-Agama, Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT/IQT), Prodi Ilmu Hadis (ILHA), Sosiologi Agama, Politik Islam dan Hubungan Internasional (HI). Dari 7 Prodi yang ada, 3 Prodi yang sudah mendapat akreditas A, yaitu Prodi Aqidah dan Filsafat Islam (AFI), Prodi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir (IAT/IQT) dan Prodi Ilmu Hadis (ILHA). Prodi yang masih akreditasi B adalah Prodi Studi Agama-Agama, Sosiologi Agama, Politik Islam. Sedang Prodi Hubungan Internasional dalam waktu dekat akan di visitasi secara Daring.

Setelah kegiatan Benchmarking, dilanjutkan dengan MoA antara Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam dengan Fakultas Ushuluddin, Filsafat dan Politik serta antara Prodi Ilmu Hadis UIN Raden Fatah Palembang dengan Prodi Ilmu Hadis Alauddin Makassar. Penandatangan MoA antara dua Fakultas dan Prodi dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Penandatangan Kesepahaman (MoA) antara Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang ditanda tangani oleh Wakil Dekan III Dra, Anisatul Mardiah, M.Ag, Ph.D dan Dr. Muhsin Mahfudz, M.Th.I dari Fakultas Ushuluddin, Filsafat dan Politik UIN Alauddin Makassar. Adapun penandatanganan MoA antara Prodi Ilmu Hadis UIN Raden Fatah Palembang dipimpin oleh Almunadi, S.Ag, MA dan Andi Ali, MA dari Prodi Ilmu Hadis UIN Alauddin Makassar.

Selesai kegiatan MoA antar Fakultas dan Program Studi, kegiatan ini dilanjutkan dengan kegiatan Visiting Lecturer oleh Prodi Ilmu Hadis UIN Raden Fatah Palembang. Narasumber dalam kegiatan Visiting ini adalah Hedhri Nadhiran, M.Ag, dengan tema “Hadis Nabi sebagai Sumber Dalil Hukum”, Adriansyah. NZ, MA “Proteksi Diri dalam Menghadapi Covid 19 berdasarkan Hadis Shahih”, Almunadi, MA “Sisi Positif Covid-19” dan Beko Hendro, Lc, M.Hum “Integrasi Keilmuan Hadis dalam Berbagai Pendekatan”. Visiting Visiting tidak hanya dihadiri oleh para Dekanat dan Prodi, akan tetapi juga dihadiri oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Hadis. (Beko)

PROF. DR. RIS’AN RUSLI, MA (DEKAN FUSHPI) MENDAPAT PIAGAM PENGHARGAAN ASESOR PENDAMPING APT PTS DARI UIN RADEN FATAH PALEMBANG


Fushpi Melesat – Univeritas Islam Negeri Raden Fatah Palembang melalui Lembaga Penjamin Mutu menggelar kegiatan ekspose capaian kinerja mutu Tahun 2021. Kegiatan ini belangsung di Hotel Sartika Bangka Pangkal Pinang. (14-17/12/2021)

Prof. Dr. Ris’an Rusli, MA (Dekan), Dr. Pathur Rahman, M.Ag (Wakil Dekan I) dan John Supriyanto, MA (Wakil Dekan II) dari Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam ikut serta dalam kegiatan ini.

Kegiatan ini dibuka oleh Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S. Ag, M.Si. Dalam sambutannya, beliau mengatakan bahwa kegiatan rapat tinjauan manajemen penguat strategi kiranya akan menjadi teaching Universitas unggul Nasional 2024 bagi UIN Raden Fatah Palembang nantinya dan berharap kegiatan ini akan mengawal siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi Pelaksanaan, Pengendalian Pelaksanaan, dan Peningkatan (PPEPP) dilingkungan UIN Raden Fatah Palembang Tahun 2021.

Dalam Kegiatan Rapat Tinjau Manajemen UIN Raden Fatah, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Ris’an Rusli, MA mendapatkan Piagam Penghargaan sebagai Asesor Pendamping APT PTS.

“Penghargaan ini adalah berkah dari adanya dukungan, support dan pengertian Bapak Ibu segenap civitas UIN Raden Fatah Palembang, terkhusus di Lingkungan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam. Terimakasih atas penghargaan ini, semoga Piagam ini semakin memotivasi kita dalam pengabdian terhadap Lembaga tercinta kita Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang” ujar Prof. Dr. Ris’an Rusli, MA.

NOT FOUND NON-CONFORMITY FUSHPI DAPATKAN REKOMENDASI SERTIFIKASI ISO 9001:2015


Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Raden Fatah Palembang menggandeng British Standards Institution (BSI) melaksanakan Continual Assesment Visit (CAV) II Audit ISO 9001:2015 yang berlangsung secara daring (online) pada Jum’at (10/12/2021).

Tujuan penilaian Audit BSI adalah untuk melakukan penilaian surveyor dan mencari bukti positif untuk memastikan elemen ruang lingkup sertifikasi dan persyaratan standar manajemen ditangani secara efektif oleh sistem manajemen organisasi. Audit ini juga dilakukan guna melihat kesesuaian antara kriteria dan aktual implementasi di lapangan serta melihat apakah Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUSHPI) telah memanfaatkan dan menerapkan sistem manajemen mutu yang diterapkan oleh BSI sebagai sertifikat standar manajemen pelayanan.

Kegiatan diawali dengan Opening Meeting yang dihadiri oleh Dekan, para Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Program Studi, Ketua GPMP, Para Ketua Jurusan, Koordinator, para Sub koordiator dan para tenaga kependidikan pada Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Ketua dan Sekretaris LPM, Kepala Pusat Pengembangan Standar Mutu, dan beberapa Staff LPM, serta menghadirkan Auditor Wisnu Tri Anindita dan Muhammad Waldi dari BSI.

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Prof. Dr. H. Ris’an Rusli, M.Ag dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas saran dan masukan dari para auditor yang sangat obyektif dalam pelaksanaan audit ini dan menjadi salah satu motivasi yang sangat berarti untuk perbaikan mutu kedepannya. Walaupun tahun ini pelaksanaannya dilakukan secara daring namun FUSHPI selalu melakukan yang terbaik.

Lanjut dikatakan Dekan, “Sebenarnya kami merasa belum puas karena ada beberapa dokumen yang diminta belum bisa ditampilkan secara cepat karena adanya beberapa kendala teknis dan kami meminta maaf atas kekurangan ini. Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada LPM yang telah melakukan pendampingan pelaksanaan audit dan kepada PUSTIPD yang telah membantu dalam digitalisasi terkait data-data pendukung.” Tambahnya.

Agenda kegiatan audit sendiri meliputi pengantar dari tim audit, penjelasan standar penilaian dan persetujuan, metode atau fokus penilaian, hasil penilaian, ringkasan penilaian dan rekomendasi, rencana audit, panduan sebelum, selama, dan setelah penilaian, serta penyampaian keamanan informasi, perlindungan data, dan kerahasiaan audit jarak jauh.

Pelaksanaan audit tetap sama yaitu dilakukan secara Full Remote (Virtual) dengan breakout room dan diakhiri dengan Closing Meeting untuk menjelaskan mengenai hasil audit yang disampaikan oleh Auditor Wisnu Tri Anindita dengan penyampaian hasil dari kegiatan Audit CAV II ISO, bahwa Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam mendapatkan Rekomendasi sertifikasi ISO 9001:2015 dengan tidak ditemukannya ketidaksesuaian (non conformity) dengan standar ISO yang diterapkan.

Selamat untuk FUSHPI atas Rekomendasi ISO 9001:2015. *dL

YUDISIUM XXIV FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM UIN RADEN FATAH PALEMBANG

Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Isalm UIN Raden Fatah menggelar Yudisium XXIV,  dilaksanakan di Novotel Palembang, Kamis, 09 Desember  2021 pukul 08.30 WIB sampai dengan selesai.

Dalam yudisium pelepasan sarjana baru ini dihadiri oleh Dekan Bapak Prof. Dr. Ris’an Rusli, MA,  WD 1 Bapak Dr. Patur Rahman.M.Ag, WD 2 Bapak John Supriyanto, MA, WD 3 Ibu Dra. Hj.Anisatul Mardiah, M.Ag, Ph.D, Kaprodi, sekprodi, senat Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Kepala Laboratorium, Dosen, Staff, Para Yudisiawan/wati berserta Wali

Dekan FUSHPI, Prof Dr. Ris’an Rusli, MA, dalam sambutan yudisium, berpesan agar para yudisiawan/wati agar selalu menghargai dan menghormati kedua orang tua, karna atas jerih payah orang tuamu sekarang, adik-adik semua bisa diwisuda pada saat ini. Terkadang orang tua harus berbohong untuk memenuhi keperluan yg dibutuhkan dipinta anaknya demi kesuksesan anak-anaknya, meskipun dalam keadaan tidak ada uang tetap siap dan diusahakan ada, jangan sampai kalian melupakan orang tua, dalam keadaan susah maupun senang jangan sampai durhaka melupakan orang tua kalian. Dalam yudisium kali ini terdapat 2 orang mahasiswa dari luar negeri, yang walaupun dalam masa pandemic kuliah secara daring masih bisa menyelesaikan kuliahnya.

Dalam pelaksaanan yudisium ini, menampilkan juga grup hadroh dan nasyid dari mahasiswa serta Fakultas Mengapresiasi para yudisiawan/wati dengan memberikan sertifikat dan bantuan dana. Terbaik Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam pada yudisium ini diperoleh mahasiswi dari Program Ilmu Alquran dan Tafsir, Riza Agustina.

Sebagai Mahasiswa Terbaik Fakultas, Riza Agustina Diberi Kesempatan untuk menyampaikan sambutannya, dalam sambutannya, Riza Agustina mengucapkan terimakasih kepada Dosen-Dosen yang telah membimbing dan membagikan Ilmunya serta kepada Orang Tua yang selalu mendukung selama masa kuliah mencari ilmu di Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam tercinta ini.

Kegiatan Yudisium ini alhamdulillah bisa terlaksana secara langsung dengan protokol kesehatan dan acara berlangsung penuh suka cita dari para yudisiawan/wati.

THE 3rd CONFERENCE ON ISLAMIC AND SOSIO-CULTURAL STUDIES PRODI AQIDAH DAN FILSAFAT ISLAM FUSHPI UIN RADEN FATAH PALEMBANG

Prodi Aqidah dan Filsafat Islam mengikuti kegiatan Conference on Islamic and Sosio-Cultural Studies yang dilaksanakan di Fakultas Ushuluddin, UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kelas menulis Forum Dekan Fakultas Ushuluddin PTKI se-Indonesia dan dilaksanakan dari tanggal 16 sampai dengan 18 November 2021. Dari 87 peserta yang berpartisipasi dalam kelas menulis tersebut, 55 artikel berhasil tuntas dan dapat dipresentasikan dalam Conference on Islamic and Sosio-Cultural Studies (CISS).

Kegiatan ini dilaksanakan secara offline dan online yang diikuti sebanyak 87 peserta dari PTKI se-Indonesia. Dari 87 peserta tersebut, yang dinyatakan lolos dan berhak mempresentasikan artikelnya dalam acara Conference on Islamic and Sosio-Cultural Studies adalah berjumlah 55 artikel. Nantinya, setelah dipresentasikan, artikel-artikel tersebut akan diterbitkan apabila telah memenuhi syarat-syarat layak jurnal.

Dekan Fushpi, Prof. Dr. Ris’an Rusli, M. Ag mengungkapkan rasa bangga dan senang hati dalam melepas kelima delegasi mahasiswa Fushpi untuk mengikuti acara CISS tersebut. Andika Putra menjadi perwakilan dari prodi Aqidah dan Filsafat Islam untuk berpartisipasi mempresentasikan artikelnya dalam konferensi internasional tersebut.”Senang sekali rasanya bisa mengikuti event internasional semacam ini. Semoga kegiatan ini dapat menambah ilmu dan wawasan saya dalam hal kepenulisan ilmiah”, ujar Andika. Dan sebagai wujud rasa bangga dan memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap prestasi yang diberikan oleh salah satu mahasiswanya, Kaprodi AFI Jamhari,M.Fil.I mendampingi langsung dalam kegiatan tersebut.

Hari pertama (17/11/2021), seluruh peserta mengikuti acara pembukaan CISS yang dihadiri langsung oleh Prof. Dr. Rosihon Anwar, M. Ag (Wakil Rektor I UIN SGD Bandung) dan Dr. Wahyudin Darmalaksana, M. Ag (Dekan Fakultas Ushuluddin UIN SGD Bandung). CISS 2021 ini mengangkat tema “Contestation and Religious Authority in Global Media Space”. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi yang disampaikan oleh narasumber internasional yaitu Prof. Amina Wadud (Professor Emeritus of Islamic Studies, America), Nadirsyah Hosen (Monash University, Australia), Dr. Abdul Syukur (UIN Sunan Gunung Djati, Bandung), Prof. Rachmah Ida, Ph.D (Universitas Airlangga, Surabaya) dan Taufiqurrahman, Ph.D (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta).

Hari kedua (18/11/2021),  para peserta CISS mempresentasikan artikelnya dalam bahasa Inggris. Kegiatan ini berlangsung online dan offline. Presentasi dari para delegasi fushpi berlangsung offline dan diulas langsung oleh dekan Fakultas Ushuluddin, Dr. Wahyudin Darmalaksana, M. Ag dan Dr. Dadang sebagai reviewer kedua. Adapun Andika Putra yang merupakan perwakilan dari prodi AFI UIN Raden Fatah Palembang mempresentasikan artikelnya yang berjudul “Wasathiyah Azyumardi Azra’s Islamic Thought as a Way of Religious Moderation” (Pemikiran Islam Wasathiyah Azyumardi Azra sebagai Jalan Moderasi Beragama). Para peserta mempresentasikan artikelnya dengan baik dan diberi beberapa masukan dari reviewer agar artikelnya semakin baik dan layak untuk diterbitkan.(Jamhari)

ASESMEN LAPANGAN PRODI TASAWUF DAN PSIKOTERAPI (RASA SYUKUR DEKAN FUSHPI PROF. DR. RIS’AN RUSLI, MA)

Alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah

Dari lubuk hati yang dalam kami sangat menghaturkan banyak terima kasih kepada Ibu Rektor Prof. Nyayu Khodijah. S.Ag, M.Si dan Pimpinan UIN RF, Bapak Ibu Dosen dan mahasiswa atas berbagai hal yang telah diberikan kepada kami dalam Asesmen Lapangan BanPT terhadap Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang.
Kami menyadari banyak sekali bantuan dan support penuh bapak ibu dan adik-adik mahasiswa dalam Asesmen Lapangan yang telah dilakukan dalam dua hari Senin Selasa 6-7 Desember 2021. Semoga hal ini menjadikan tambahan amunisi bagi kami pengelola fakultas untuk lebih bersemangat memberikan yang terbaik bagi lembaga.
Kami mohon maaf atas berbagai kekurangan dan kekhilafan.
Semoga sumbangsih kita semua memperoleh kebahagiaan dari Allah. Amin amin amin yaa Rabb.
Salam sukses dan sehat bahagia selalu..
An. Sivitas akademika Fushpi
Ris’an Rusli

PELATIHAN PRODI-PRODI DI FUSHPI UIN RADEN FATAH (PENYUSUNAN KURIKULUM KKNI BERBASIS MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA)

Segenap Program Studi yang ada di Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam mengikuti pelatihan Penyusunan Kurikulum KKNI Berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka di Hotel Santika Palembang. (4-5 Desember 2021)

Kegiatan ini menghadirkan guru besar dari UGM (Universitas Gadjah Mada) Yogyakarta Prof. Drs. Mukhtasar  Syamsuddin, M.Hum, Ph.D of Art, dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan serta Kaprodi dan Sekprodi dan kepala GPMP di lingkungan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang

Kegiatan ini dibuka oleh Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Raden Fatah Palembang Prof Dr.Risan Rusli, MA. Dalam sambutan beliau, kiranya para Kaprodi, Sekprodi, dan Kepala GPMP yang mengikuti pelatihan ini bisa menyusun kurikulum KKNI Berbasis MBKM ini dengan Baik, sehingga kedepannya bisa diterapkan sesuai dengan syarat-syarat dan aturan-aturan berbasis MBKM yang akan disampaikan oleh pemateri nanti.

Kegiatan ini berlangsung dengan serius dan optimis bahwa Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah ini kedepannya akan siap untuk menghadapi Kurikulum berbasis MBKM.

SEMINAR NASIONAL FUSHPI (PERAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN DALAM MENDUKUNG PROSES MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA)

Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUSHPI) UIN Raden Fatah Palembang mengadakan Seminar Nasional dengan Tema “Peran dan Kebijakan Manajemen Dalam Mendukung Proses  Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)” (3/12/2021)

Acara ini dilaksanakan secara luring di Gedung Rafa Tower dan daring melalui aplikasi Zoom Cloud Meetings, menghadirkan 3 Narasumber , dengan narasumber utama Guru Besar UGM (Universitas Gadjah Mada)  Prof. Drs. Mukhtasar  Syamsuddin, M.Hum, Ph.D of Art,  Dr. Lukmanul Hakim.MA sebagai Kaprodi S2 IQT serta Dr.Jumiana, M.Pd.I, Kepala Tata Usaha FUSHPI, acara ini dihadiri oleh Rektor UIN Raden Fatah, Dekan FUSHPI, Kaprodi, Sekprodi, Dosen, mahasiswa, maupun pesertas dari berbagai intansi.

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah, Prof. Dr. Ris’an Rusli, MA, dalam Sambutannya beliau sangat bersyukur bisa menghadirkan Guru Besar UGM (Universitas Gadjah Mada) Bapak Prof. Drs. Mukhtasar  Syamsuddin, M.Hum, Ph.D of Art, kiranya Bapak Ibu Dosen serta mahasiswa yang hadir dalam acara ini bisa mengambil ilmu dan manfaat dari apa yang disampaikan narasumber nanti, serta kedepannny siap dalam menghadapi Kurikulum baru, Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)

Sambutan Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Nyayu Khodijah. S.Ag, M.Si, beliau sangat berterimakasih kepada narasumber Guru Besar UGM Bapak Prof. Drs. Mukhtasar  Syamsuddin, M.Hum, Ph.D of Art yang bersedia hadir menjadi narasumber dalam acara seminar nasional ini, beliau menyampaikan sebenarnya sudah beberapa kali mau mengundang Bapak untuk menjadi Narasumber di acara UIN tapi belum pernah kesampaian tapi akhirnya melalui Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah, Bapak Prof. Drs. Mukhtasar  Syamsuddin, M.Hum, Ph.D of Art  bisa menjadi narasumber disini, banyak sekali dari pada dosen UIN Raden Fatah kita merupakan alumni UGM, dan kerjasama kerjasama MoU dan MoA  dengan UGM kita sudah dilakukan dan alhamdulillah sangat dipermudah, dalam waktu dekat untuk merealisasikan kerjasama itu, UIN Raden Fatah  dan UGM akan melakukan KKN bersama. Kita berharap dengan Kurikulum MBKM ini dapat meningkatkan kualitas keilmuan dari para mahasiswa.

Selanjutnya Acara dilanjutkan dengan pemberian materi dari 3 narasumber kepada para peserta dan sesi tanya jawab dari para peserta Seminar Nasional ini.

WEBINAR INTERNASIONAL KE-9 FUSHPI UIN RADEN FATAH DAN FSK UPSI MALAYSIA


Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUSHPI) Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang bersama Universiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia Fakulti Sains dan Kemanusiaan (FSK) kembali mengadakan Webinar Internasional, Webinar International ini sudah terlaksana unutk yang ke 9 kalinya. (1/12/2021)

Webinar Internasional ke-9 ini bertema “Concept of Maslahah in Post Pandemic Age: Indonesian and Malaysian Perspective (Konsep Mashlahah di Era Pasca Pandemi: Perspektif Indonesia dan Malaysia)”, Acara ini menghadirkan 3 Narasumber dari FUSHPI UIN  Raden Fatah dan 3 Narasumber dari FSK UPSI Malaysia, dengan Moderator dari Mahasiswa FUSHPI, Waldi Alfathoni. Dihadiri oleh segenap civitas UIN Raden Fatah, maupun peserta dari berbagai instansi, daerah dan luar negeri.

Acara yang dibuka dengan kata sambutan oleh Dekan FUSPI UIN Raden Fatah Palembang yang diwakili oleh Wakil Dekan II John Supriyanto, MA, dalam sambutannya beliau bersyukur  atasa rahmat Allah SWT kita semua dapat kembali hadir dalam rangka melanjutkan kegiatan kita berupa webinar internasional kerjasama antara Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUSHPI) Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang bersama Universiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia Fakulti Sains dan Kemanusiaan (FSK), Alhamdulillah kegiatan kita ini sudah berlangsung lama dan kita masih dapat terus melaksanakan kegiatan ini, mudah-mudahan kegiatan kegiatan ini akan terus kita laksanakan kan tidak saja secara online tapi juga mungking suatu saat nanti kalau suasana kita sudah lebih aman tentram dan pandemi ini segera berlalu InsyaAllah seminar-seminar ini nanti kita laksanakan dalam bentuk tatap muka baik di Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUSHPI) Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang maupun  Fakulti Sains dan Kemanusiaan (FSK)  Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia. Pada seminar kita kali ini adalah tentang konsep Maslahah pasca pandemi,  topiknya intim yang terjadi di Indonesia ataupun di Malaysia, mungkin nanti akan banyak perspektif yang akan disampaikan oleh para narasumber kita dan mudah-mudahan ini juga akan menambah wawasan pengalaman pemahaman kita bagaimana sebenarnya konsep Maslahah di era pandemic covid-19 yang melanda dunia ini, kita berharap kegiatan yang akan kita laksanakan sebentar lagi dapat berjalan dengan lancar sukses dan tentunya akan membuahkan pemikiran-pemikiran yang dapat kita ambil manfaatnya.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi dari pembicara masing-masing fakultas beda universitas dan negara ini, pembicara dari FUSPI UIN Raden Fatah Palembang di wakili oleh : Dr.  Apriyanti,  M. Ag., Dr (Cand) Aristhopan Firdaus, M.S.I, Dr. Halimatussa’diyah, M.Ag. dan pembicara dari FSK UPSI Malaysia diwakili oleh Dr. Abd Hadi bin Borham, Dr. Muhammad Akramin bin Kamarul Zaman, serta Dr (Cand) Muhammad Hasbi bin Abdul Rahman.

Untuk pembicara penutup dari Dekan FSK UPSI Malaysia, dalam hal ini dikarenakan tidak bisa hadir, Dekan FSK UPSI Malaysia mengirimkan surat special untuk penutupan acara Webinar Internasional ke-9 ini, isi surat tersebut sebagai berikut :

Assalamualaikum Warahmatullahhi Wabarakatuh dan Salam Sejahtera

Yang saya hormati Prof Dr. Risan Rusli, selaku Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUSHPI), UIN Raden Fatah, Palembang, serta jajaran pengurusan tertinggi, Rektor, timbalan rektor UIN Raden Fatah dan juga semua warga UPSI amnya dan FSK khasnya. Yang saya hormati juga semua speaker baik dari pada FUSHPI UIN Palembang Indonesia dan FSK UPSI Malaysia.

Alhamdulillah, bersyukur kita ke hadrat Allah S.W.T kerana dengan limpah kurnia dan keizinan-Nya, saya diberi kesempatan dan kekuatan untuk mengucapkan sepatah dua kata dalam kata alu-aluan Seminar International kali ke 9 Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, UIN Raden Fatah, Indonesia dengan kerjasama Fakulti Sains Kemanusiaan, Universiti Pendidikan Sultan Idris.

Tahniah dan syabas diucapkan kerana berjaya menyempurnakan program seminar internasional yang sebegini ini dengan jayanya, dimana ianya dapat membantu visibility antara kedua- dua fakulti dan institusi tersebut. Tanpa kesungguhan dan komitmen yang tinggi sudah tentu program ini tidak dapat dilaksanakan seperti yang dirancang. Oleh itu, saya selaku Dekan Fakultas Sains Kemanusiaan, UPSI ingin memanjatkan setinggi – tinggi kesyukuran kepada Allah SWT dan ucapan terima kasih kepada ahli yang terlibat, khasnya pihak UIN Raden Fatah dan FSK UPSI, kerana telah mempamerkan kesungguhan dalam merealisasikan hasrat yang terkandung dalam Visi dan Misi bagi membawa kebitaraan FSK UPSI.

Mengambil tajuk ‘Pemahaman konsep maslahah di era post pandemic: Perspektif Indonesia dan Malaysia’. Perbahasan ini amatlah menarik kepada semua pihak, khasnya mereka yang berada di sekto pendidikan. Kerana, meskipun di tengah pandemic ataupun post pandemic, pendidikan, terkhususnya bidang keagamaan mesti diteruskan. Ini bagi memastikan pemahaman yang jelas kepada poin-poin utama konsep maslahah, serta menjadi bukti bahawa Islam agama praktikal yang bukan hanya berteraskan kepada wahyu semata mata, tetapi juga sains dan realiti. Terlebih lagi, Islam adalah agama yang seimbang dan menjadi penyelesai masalah dalam sebarang keadaan.

Seterusnya, sebagai sebuah institusi yang akan melangsungkan 100 tahun, segenap kepengurusan dan ahli FSK tentu mempunyai cita-cita besar untuk membawa nama di persada tidak hanya di peringkat Negara, malah juga di peringkat antarbangsa. Ini dapat terwujud apabila semua akademia memberikan dan mencurahkan tenaga dan usaha bagi mewujudkan cita-cita tersebut. Ini diharapkan supaya dapat menguasai ilmu untuk menghasilkan pendidikan berkualiti demi meningkatkan kecemerlangan akademik melalui program seminar dan inovasi sebegini.

Akhir kalam, saya dengan rasa rendah hati mengucapkan ribuan terima kasih kepada semua Ahli Jawatankuasa dan semua warga Fakultas Usuludin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang dan Fakultas Sains Kemanusiaan UPSI yang telah berusaha gigih sehingga berjaya menyempurnakan program seminar internasional kali ke 9 ini dengan jayanya.

Sama-samalah kita menjalankan tugas dan amanah yang dipertanggungjawabkan dengan penuh keikhlasan dan mudah-mudahan usaha  ini diberkati Allah S.W.T dan menjadi amal soleh yang akan kita kecapi pada kemudian  hari. In shaa Allah.

Wassalamualaikum Warahmatullahhi Wabarakatuh

Sekian.

Prof. Madya Dr. Mohd Hairy Ibrahim

Dekan Fakulti Sains Kemanusiaan, UPSI, Tanjung Malim, Malaysia-

Acara ini disiarkan langsung melalui channel youtube Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang, bagi yang tidak berkesempatan mengikuti webinar internasional ini, bisa mengikuti melalui link youtube berikut ini : klik  disini