Category: Berita

FUSHPI GELAR YUDISIUM PERIODE JUNI 2024, DEKAN BERIKAN PIAGAM PENGHARGAAN KE RRI PALEMBANG

Palembang – 27 Juni 2024, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUSHPI) menggelar Yudisium Program Sarjana ke-XXXIV dan Magister ke-XIV di Gedung Academic Center UIN Raden Fatah Palembang. Yudisium dihadiri oleh Kepala Biro AUPK, jajaran Dekanat, Kaprodi dan Sekprodi, Kabag dan Kasubag, Dosen dan tenaga kependidikan FUSHPI, serta wali alumni.

Acara diawali dengan Pembukaan Sidang Senat Terbuka oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Prof. Dr. Ris’an Rusli, M.A, berikutnya dilanjutkan dengan Pelantikan sarjana baru berjumlah 66 orang, dengan rincian Prodi Studi Agama-agama sebanyak 15 orang, Prodi Aqidah dan Filsafat Islam berjumlah 17 orang, Prodi Ilmu Hadis 4 orang, Prodi Ilmu Alqur’an dan Tafsir sebanyak18 orang, Prodi Tasawuf dan Psikoterapi sebanyak 9 orang, dan Prodi S2 Ilmu Alqur’an dan Tafsir berjumlah 3 orang.

Yudisium FUSHPI selalu memberikan kabar gembira, haru, dan membanggakan bagi kemajuan FUSHPI, sesuai dengan tagline-nya ”FUSHPI melesat”. Dimulai dari perwakilan alumni yang menyampaikan kesan dan pesannya yang membuat haru. ”Kepada teman-teman yudisiawan/ti mari berdiri semua, mari kita peluk kedua orangtua kita, pegang tangannya, dan ucapkan terimkasih untuk kedua orangtua kita. Terimakasih atas do’a-do’a Ibu di setiap sholat, terimakasih atas perjuangan Ayah yang tak kenal lelah” ujar Kiki Supriyadi, Alumni Prodi Studi Agama-agama dalam sambutannya. Ucapan terimakasih juga ia sampaikan kepada Bpk/Ibu dosen, staf Fakultas Ushuluddin, dan panitia yudisium.

Berikutnya sambutan wali alumni yang diwakili oleh Wali dari Fitrah Nabila, mahasiswa IQT. ”Kami titipkan anak kami jauh-jauh dari Jambi karena kami tau Kampus UIN Raden Fatah ini bagus dan terakreditasi A. Semoga ilmu yang diberikan kepada anak kami menjadi amal ibadah.” ujar wali alumni, Drs. H. Abdul Kadir. Menggembirakan! UIN Raden Fatah menjadi pilihan orangtua dalam menitipkan anaknya menempuh Pendidikan Tinggi. Sekarang Kampus UIN Raden sudah terakreditasi Unggul.

Dalam acara yudisium ini juga, Dekan FUSHPI menyerahkan Piagam Penghargaan kepada RRI Palembang dan dilanjutkan dengan pembagian Penghargaan kepada mahasiswa/i dan dosen Ushuluddin sebagai narasumber di RRI Palembang selama Ramadhan 1445H. Piagam Penghargaan ini diterima oleh Ibu Puspa Kencana, S.I.Kom, Pranata Siaran Ahli Muda RRI Palembang.

”Kalau yudisium periode lalu FUSHPI memberikan Buku Kenang-kenangan Kumpulan Cawisan Ramadhan kepada RRI, kali ini FUSHPI memberikan Piagam Penghargaan kepada RRI Palembang atas kerjasama Fakultas Ushuluddin dan RRI selama ini. Untuk diketahui ada 2 program kita di RRI Palembang. Program Cawisan Sahur yang dimotori oleh Kepala Laboratorium FUSHPI, Bapak Sulaiman M.Nur, M.A dan Program Anten-anten Nunggu Buko yang dimotori oleh Ustadz Shaleh Sakni, Lc, M.A.” Ujar Dekan FUSHPI, Prof. Dr. Ris’an Rusli, M.A dengan penuh semangat.

Selanjutnya Ris’an juga menambahkan bahwa sekarang sedang berlangsung Program “Ngapel” ‘Ngajinya Pemuda Luar Biasa’ setiap malam Minggu di RRI Pro 1 Palembang yang dapat disimak secara nasional. FUSHPI Berkarya, Terus mengukir prestasi! Acara ditutup dengan hiburan penampilan dari yudisiawan/ti yang menyumbangkan lagu. (SH)

DELEGASI ATLAS FUSHPI SILATURAHMI KE FAKULTAS USHULUDDIN UNIDA GONTOR PONOROGO

(Ponorogo 27/06/23) – Tim ATLAS (Academic Writing Class) Beserta Dosen pendamping melakukan silaturahmi akademik ke UNIDA Gontor, Ponorogo. Sesampainya di UNIDA tim ATLAS FUSHPI langsung berkunjung ke ruang perpustakaan (CIOS) Centre For Islamic And Occidental Studies UNIDA Gontor, tak hanya berkunjung ke COIS, tim ATLAS FUSHPI juga melakukan kunjungan ke Fakultas Ushuluddin UNIDA Gontor. Kedatangan tim ATLAS FUSHPI ternyata sudah ditunggu-tunggu oleh Al-Ustadz Syamsul Hadi Untung, M.A., M.LS. (Dekan Ushuluddin UNIDA Gontor) beserta jajarannya, turut hadir Al-Ustadz Dr. Moh. Isom Mudin, S.Th.I., M.Ud. (Wakil Dekan I Fakultas Ushuluddin UNIDA Gontor), Al-Ustadz Dr. Aqdi Rofiq Asnawi, Lc., MA. (Wakil Dekan II Fakultas Usuluddin UNIDA Gontor), Al-Ustadz Dr. Ahmad Farid Saifuddin, S.H.I., M.Ag. (Kaprodi AFI UNIDA Gontor).

Al-Ustadz Syamsul Hadi Untung, M.A., M.LS. (Dekan Ushuluddin UNIDA Gontor) memberikan apresiasi yang besar kepada tim ATLAS Fushpi yang merupakan bimbingan langsung oleh Prof. Dr. Ris’an Rusli, M.A. Beliau juga memberikan dawuh agar selalu mengedepankan adab baru kemudian ilmu, beliau juga memberikan pesan agar selalu mendoakan guru-guru serta orang tua agar selalu mendapatkan keberkahan dalam kehidupan. Dalam silaturahmi ke Fakultas Ushuluddin kali ini tim ATLAS Fushpi dan Dosen pendamping merasa tercharge Kembali karena banyak mendapatkan wejangan dan motivasi untuk tim ATLAS Fushpi dimana anak-anak muda itu perlu dibangun karakter dengan mental yang tahan banting, berdarah-darah, berpeluh-peluhlah dimasa muda, maka nantinya 10-15 tahun kalian akan memetik buah manis dari apa yang kalian tanam dimasa muda yaitu kebahagian dan kesuksesan. Al-Ustadz Syamsul Hadi Untung, M.A., M.LS. mendawuhkan kepada kami semua untuk “Apa yang kamu ucapkan akan menjadi kejadian di suatu hari” oleh karena itu hendaknya berniat dan berucaplah yang baik-baik karena nasib kita dimasa depan ditentukan dengan usaha dan ucapan kita dimasa sekarang dan masa depan kita adalah apa yang kita lakukan hari ini. Kunjungan silahturahmi di tutup dengan poto bersama. (Dimas)

SILATURAHMI AKADEMIK ATLAS FUSHPI KE CENTRE FOR ISLAMIC AND OCCIDENTAL STUDIES (CIOS) UNIDA GONTOR

(Ponorogo 27/06/23) – Tim ATLAS (Academic Writing Class)  Beserta Dosen pendamping Melakukan Silaturahmi Akademik ke UNIDA Gontor. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih tiga jam. Sesampainya di UNIDA tim ATLAS FUSHPI langsung mendapatkan sambutan hangat dari Al-Ustadz Harda Armayanto, Ph.D (Direktur CIOS UNIDA Gontor) beserta timnya. Teman-teman ATLAS FUSHPI langsung berkunjung ke ruang perpustakaan (CIOS) Centre For Islamic And Occidental Studies UNIDA Gontor. Beliau banyak bercerita mengenai CIOS, dari sejarah terbentuknya, hingga program- program unggulan harian dan juga mingguan nya.

Adapun fokus CIOS adalah dalam bidang kajian Islamisasi, kajian orientalisme, dan kajian Oksidentalisme. Pertama Kajian Islamisasi karena secara teknis, Islamisasi ilmu pengetahuan kontemporer akan berfokus pada Islamisasi pandangan hidup (worldview). Kedua, Kajian Orientalisme, karena adalah sebuah gelombang pemikiran yang mencerminkan berbagai studi ketimuran yang Islami. Adapun yang dijadikan objek studi ini mencakup peradaban, agama, seni, sastra, bahasa, dan politik, dan lain sebagainya. Gelombang pemikiran ini telah memberikan andil besar dalam membentuk persepsi Barat terhadap Islam dan dunia Islam. Ketiga Kajian Oksidentalisme karena dalam kajian keilmuwan barat, hal yang tidak kalah penting untuk dilakukan para peneliti adalah mengklarifikasi dan merumuskan kembali konsep dan metodologi penting dalam khazanah pemikiran dan peradaban Islam yang relevan dengan problem umat saat ini.

Adapun Terdapat Banyak Program unggulan CIOS yaitu, Researcher Forum, Diskusi pekanan ini dilaksanakan dua kali seminggu, setiap hari Rabu dan Ahad, pukul 20.00 WIB. Acara bertempat di Hall Hotel Universitas Darussalam Gontor. Pemateri diskusi berasal dari para peserta Program Kaderisasi Ulama (PKU) Universitas Darussalam Gontor.  Book Review, Kegiatan menelaah buku ilmiah ini diadakan pada hari Selasa dan Rabu, pukul 20:00 WIB. Acaranya bertempat Hall CIOS Universitas Darussalam Gontor. Kegiatan ini mendatangkan pakar penelaah buku dari para intelektual muda Universitas Darussalam Gontor.  Tuesday Forum, Forum kajian ilmiah ini diadakan setiap hari Selasa, pukul 20:00 WIB, di Hall Hotel Universitas Darussalam Gontor dan berbagai program unggulan CIOS lainnya.

Tim ATLAS FUSHPI juga antusias berdiskusi dan bertanya terkait CIOS dan Program PKU, kunjungan silahturahmi ditutup dengan poto bersama dan pemberian buku-buku cetakan CIOS kepada tim ATLAS FUSHPI. (Sulaiman)

SILATURAHMI DAN DISKUSI AKADEMIK ANTARA TIM ATLAS FUSHPI DENGAN DEKAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN FILSAHAT UINSA SURABAYA SELA INTERNATIONAL CONFERENCE

(Rabu, 26 Juni 2024). Kegiatan iC-Must (International Conference on Muslim Society and Thougt) UIN Sunan Ampel Surabaya 2024 yang berlangsung selama 2 hari, yang dalam hal ini Tim ATLAS Fushpi melakukan silaturahmi kepada Prof. Abdul Kadir Riyadi, Ph. D. Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UINSA Surabaya.

Ditenggah bahasan Prof. Abdul Kadir Riyadi, Ph. D. Menyampaikan mengenai tasawuf dan Psikoterapi, beliau memberikan arahan bahwa ilmu itu harus dinamis, jangan hanya terpaku pada sekulerisme, karena ilmu sekuler itu lurus tanpa ada batasan dan tujuan. Beliau juga menyinggung terkait filsafat barat, jika ingin mengkaji filsafat barat harus mengkaji secara mendalam dan kritis terkait kebenaran dari teori filsafat tersebut. Namun, jika ingin mengkaji suatu ilmu yang ada unsur filsafat, itu bisa mengkaji ilmu tasawuf  dan jika mengkaji tasawuf sudah pasti mengkaji filsafat karena ilmu itu harus ada tempat kembali, jika dalam mengkaji suatu ilmu namun tidak ada unsur yang dapat mengembalikan ilmu itu sendiri kepada diri sendiri, artinya kita sedang hilang arah saat mengkaji suatu ilmu.

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UINSA Prof. Abdul Kadir Riyadi, Ph.D memberi apresiasi dan motivasi  terhadap ATLAS Fushpi karena telah berani tampil dan mengutus mahasiswa dalam kegiatan conference iC-Must 2024 yang di selenggarakan 2 tahun sekali dan melalui seleksi abstrak yang ketat di UINSA 2024 Surabaya, presenter dari kegiatan ini mayoritas Dosen dan Mahasiswa S2 dari berbagai kampus Nasional dan Internasioonal. Karenanya, beliau sangat mengapresiasi kepada tim ATLAS Fushpi yang notabennya merupakan mahasiswa S1 namun telah berani unjuk gigih dan menuangkan ide pemikiran mereka yang dituangkan dalam konferensi yang UINSA adakan saat ini. Beliau juga mengapresiasi Mahasiswa yang tergabung dalam ATLAS Fushpi ini, karena telah mengikuti berbagai Konferensi Internasional dan menyelenggarakan Konferensi Internasional seperti IC-Tiars dan UinSCof. Terakhir, Tim ATLAS Fushpi juga mensosialisasikan terkait konferensi Internasional yang akan diselenggarakan pada tanggal 17-18 Juli 2024 nanti.

Tim ATLAS dan Dr. Lukmanul Hakim, M.Ag berharap tidak hanya sampai pada acara ini saja mereka menjalin silaturahmi melainkan kedepannya dapat menjalin kerjasama dan berkolaborasi dalam agenda-agenda selanjutnya terutama dalam bidang kepenulisan. Beliau menyarankan untuk membaca tulisan-tulisan beliau di Google Scholar dan beliau merekomendasikan buku tasawuf yang ditulis oleh beliau sendiri yang berjudul “Arkeologi Tasawuf” dan “Antrapologi Tasawuf”. Terakhir beliau memberikan space untuk Tim ATLAS Fushpi jika ingin berkonsultasi langsung kepada beliau. (Dimas & Mawar)

ACARA PENUTUPAN INTERNATIONAL CONFERENCE IC-MUST UINSA SURABAYA 2024

Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang, mengutus perwakilan Mahasiswa dan Dosen untuk mengikuti acara pembukaan IC-Must (International Conference on Muslim Society and Thougt) UIN Sunan Ampel Surabaya 2024.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Fakultas Ushuluddin dan juga Filsafat yang ada di Indonesia bahkan di luar Negeri. Diikuti juga oleh Fakultas lain seperti perwakilan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang dengan mengirimkan 7 perwakilan dari Mahasiswa dan 1 Dosen dengan jumlah artikel sebanyak 2 artikel ilmiah. (Selalsa, 25 Juni 2024).

Setelah mengikuti conference selama dua hari dalam acara IC-Must UINSA Surabaya 2024, hari rabu tanggal 26 Juni 2024 adalah acara puncak sekaligus penutupan kegiatan IC-Must yang di selenggarakan mulai dari tanggal 25-26 Juni 2024 telah selesai. Acara penutupan ini dimulai pada pukul 08.00 – 16.00 wib.

Kegiatan penutupan ini di awali dengan pemaparan yang cukup energik dari Dr. Mohamed Shahid Mathee, beliau membahas mengenai “Sharia Law in the Secular State” berfokus pada tantangan dan dinamika penerapan hukum syariah dalam negara yang memisahkan urusan agama dari pemerintahan. Di negara sekuler, hukum negara didasarkan pada prinsip-prinsip universal yang tidak bergantung pada keyakinan agama tertentu. Namun, dengan meningkatnya populasi Muslim di beberapa negara sekuler, muncul permintaan untuk mengakomodasi aspek-aspek tertentu dari hukum syariah dalam kerangka hukum nasional. Isu ini memicu perdebatan tentang bagaimana cara terbaik untuk menyeimbangkan antara menghormati hak-hak beragama dan menjaga prinsip-prinsip sekularisme.

Selain itu, pembahasan ini juga mencakup aspek praktis dari penerapan hukum syariah di negara sekuler, seperti hukum keluarga, pernikahan, dan warisan. Beberapa negara telah mencoba mengintegrasikan elemen-elemen hukum syariah dalam sistem hukum mereka melalui mekanisme arbitrase dan pengadilan agama, sementara yang lain menolak segala bentuk penerapan hukum agama dalam sistem hukum negara. Tantangan yang dihadapi mencakup masalah integrasi, hak asasi manusia, dan potensi diskriminasi terhadap kelompok minoritas. Oleh karena itu, pembahasan ini menekankan pentingnya dialog antar budaya dan agama untuk menemukan solusi yang adil dan inklusif.

Selanjutnya pemaparan dari Prof. Dr. Nur Hidayah, S. Kep., Ns., M. kes. UIN Alauddin Makassar, Indonesia “Integrating Spiritual Care and Psychotherapy: A Holistic Approach to Modern Mental Health Challenges

Terapi holistik, Ibu… bahagia itu perasaan, emosi. Ibu…. Menjawab pertanyaan dari peserta terkait kebahagiaan ungkap beliau “Allah memberi kita semua rasa untuk belajar, menikmati semua rasa yang ada, belajar bagaimana caranya untuk kita sembuh. Obat yg paling ampuh berasal dari dalam, bahagia itu bukan ditemukan tapi di ciptakan, kita tidak bisa menemukan bahagia dgn siapapun karena bahagia itu di ciptakan dan belajar mengelola emosi rasa kita. Kehidupan kita saat merupakan puncak spiritualitas, yang penting sekarang adalah jiwa yang sehat dan setelah ny baru kita akan mendapat tubuh yang sehat pula.

Kemudian untuk menutup acara kegiatan Penutupan International Conference IC-Must UINSA Surabaya 2024, di tutup oleh Prof. Abdul Kadir Riyadi, Ph. D. Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UINSA Surabaya. Beliau mengucapkan terimakasih yang begitu besar atas antusias para speaker dan para pihak yang ikut untuk mesukseskan konferensi iC-Must UINSA Surabaya 2024. Dipenghujung acara tim jurnal UINSA menggungkapkan bahwasanya artikel yang di ikut sertakan dalam kegiatan iC-Must UINSA 2024 ini akan di prosiding dan akan di submit ke jurnal-jurnal yang ada di UINSA yang sudah terindeks Sinta II, dan terakhir kegiatana ini di tutup dengan foto bersmam. (Dimas)

MAHASISWA TASAWUF DAN PSIKOTERAPI TAMPIL MEMUKAU DALAM INTERNATIONAL CONFERENCE IC-MUST 2024

Surabaya, 26 Juni 2024. Mahasiswa Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Ushuhuddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang tampil memukau sebagai Presenter di ajang iC-must 2024 (International Conference on Muslim Society and Thought) adapun  fokus pembahasan nya kali ini adalah Makna Rasa Syukur :Pembentukan Karakter Anti-Korupsi Berlandaskan Agama Islam.

Dalam satu parallel ini terdapat 10 pemateri dengan masing-masing penjelasan berdurasi kurang lebih 5 menit yang dilaksanakan di ruang 708. Dwi Revalina Daulay (Mahasiswa Prodi Tasawuf dan Psikoterapi) dan Adelia Febriyanti (Mahasiswa Prodi Tasawuf dan Psikoterapi) tampil dengan penuh percaya diri mempresentasikan artikel hasil kolaborasinya dengan judul “ makna rasa Syukur: pembentukan karakter anti korupi berlandaskan agama Islam”. Teknik bersyukur menurut psikologi qur’ani. pertama, ungkapkan rasa syukur dengan menggunakan kata-kata, Langkah kedua dalam bersyukur adalah melibatkan hati, Langkah ketiga dalam bersyukur adalah melibatkan perbuatan. dan ia juga menjelaskan pembentukan karakter anti korupsi dalam Tasawuf ada dua kunci yaitu Qana,ah (Rasa syukur dan hidup sederhana) dan juga Tawakal (Kepercayaan terhadap rezeki dan sabar). Ungkap Dwi Revalina DLY dan di lanjut oleh Adelia Febriyanti mengenai perilaku baik sosial, ekonomi dan politik. Adapun dampak Korupsi yaitu menimbulkan ketidak puasan dan keserakahan. Kemudian faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya korupsi dalam kestruktural adalah peran suatu pengawasan yang kurang di suatu Lembaga, jikalau terjadi di suatu individu adalah Rendahnya moral dan integritas pada pribadi seseorang.

Setelah Paralel session berakhir, dilanjutkan dengan foto Bersama dengan presenter-presenter yang lain dan juga Bersama moderator yang memimpin berjalannya rangkaian acara parallel session. Setelah selesai sesi berfoto muncul decak kagum dari moderator dan presenter lain karna presenter dari UIN Raden Fatah Palembang mengutus dari Mahasiswa, ini menjadi satu-satunya Mahasiswa Program S1 di cluster ini. Dan menampilkan presentasi yang memukau bahkan dapat pujian dan motivasi dari presenter S2 dan moderator “Semangat dek perjalan masih Panjang, ini merupakan Langkah awal dari pengalaman kalian dalam dunia kepenulisan. Ungkap Mahasiswa S2 Semarang. (Sulaiman)

KOLABORASI APIK KAPRODI IQT S2 DAN MAHASISWA IQT S2 INTERNATIONAL CONFERENCE IC-MUST 2024

Selasa, 25/06/2024 Kaprodi Ilmu Al-Qur,an dan Tafsir S2 Dr. Lukman Nul Hakim,.M.A berkolaborasi Bersama Mahasiswa S2, Rahmat Ali Tirmidzi  S.Ag berkesempatan untuk tampil sebagai presenter dalam acara iC-must 2024 (International Conference on Muslim Society and Thought). Keduanya tampil memukau dalam memprentasikan hasil kolaborasi penelitian dengan judul “Ekologi dan Agronomi Perspektif Al-Qur’an Analisis Historis Tafsir Al-Azhar Karya Buya Hamka dalam Surat Al-An’ am Ayat 99”

Dalam kesempatan kali ini Rahmat Ali Tirmidzi  S.Ag bertugas sebagai presentator didampingi langsung oleh Kaprodi IQT S2 yaitu Dr. Lukman Nul Hakim M.A Menjelaskan tentang pandangan Al-Qur’an terhadap ekologi dan agronomi sangatlah relevan. Dalam Islam, menjaga alam sebagai amanah merupakan aspek krusial, Pertanian juga memiliki peran sentral dalam kehidupan masyarakat pada masa Nabi Muhammad SAW. Al-Qur’an mengandung banyak ajaran terkait tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi dan pengelolaan sumber daya alam.

Adapun Rahmat Ali Tirmidzi  S.Ag dan Bapak Dr. Lukman Nul Hakim M.A juga menjelaskan pendekatan analisis historis terhadap tafsir ini memungkinkan kita untuk memahami evolusi pemikiran tentang ekologi dan pertanian dalam Al- Qur’an seiring waktu, serta relevansinya dengan tantangan ekologi dan pertanian saat ini, penelitian ini diharapkan dapat memberikan sebuah wawasan yang lebih dalam tentang pandangan Al-Qur’an surat al-An’am ayat 99 terhadap ekologi dan pertanian, serta aplikasinya dalam konteks modern saat ini.

Keduanya juga sangat antusias dalam menjelaskan artikelnya dan mengundang beberapa presenter yang bertanya terkait materi  menarik yang disampaikan. Adapun Kesimpulan dari materi yang disampaikan buya Hamka melalui tafsir al-Azhar surat al-An’am ayat 99 memberikan landasan penting bagi kajian ekologi dan gronomi dari perspektif Islam. Penekanan pada keseimbangan alam, nilai-nilai spiritual dalam pertanian, dan pendidikan lingkungan adalah beberapa poin utama yang dapat dijadikan dasar untuk mengembangkan praktik-praktik yang erkelanjutan dan beretika. Tafsir al-Azhar bukan hanya sebuah karya teologis, tetapi juga pedoman praktis yang relevan dengan tantangan lingkungan dan pertanian masa kini. Presentasi dilakukan lakukan dengan  sangat aktif sampai akhir kegiatan dan ditutup dengan poto bersama. (Sulaiman)

PEMIKIRAN PUTRI AYU DAN MAWAR RAHMADITA MENGGEMPARKAN ACARA IC-MUST SUNAN AMPEL SURABAYA 2024 MENGENAI BAHASA SLANG

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Fakultas Ushuluddin dan juga Filsafat dalam “TRANSFORMASI BAHASA DALAM GENERASI MILENIAL: ANALISI SLANG PERSPEKTIF Q.S ALI-IMRON AYAT 104”.

Dalam presentasinya mereka membahas bahwa Fenomena bahasa, khususnya slang atau bahasa gaul, mengalami perubahan dan adaptasi yang signifikan di kalangan generasi milenial. Perubahan ini sering kali dipengaruhi oleh perkembangan teknologi dan media sosial yang memungkinkan penyebaran istilah-istilah baru dengan cepat. Generasi milenial sering menggunakan bahasa ini sebagai bagian dari identitas budaya mereka atau sebagai cara untuk mengekspresikan diri dalam lingkungan sosial. Sejumlah kata atau istilah yang mempunyai arti yang khusus, unik, menyimpang atau bahkan bertentangan dengan arti yang lazim ketika digunakan oleh orang-orang dari sukkultur tertentu. Transformasi bahasa dalam generasi milenial, terutama melalui penggunaan slang, mencerminkan dinamika budaya yang kompleks. Slang bisa memperkuat identitas kelompok dan membangun solidaritas di antara anak muda, tetapi juga berpotensi mengurangi keterampilan bahasa formal dan membingungkan komunikasi. Pentingnya menjaga keseimbangan antara penggunaan slang dan bahasa formal dalam Islam menegaskan perlunya komunikasi yang efektif untuk menyebarkan kebaikan dan moral.

Adapun contoh kata slang: Anjay”: Ungkapan untuk menunjukkan rasa kagum, heran, atau terkejut.

“Slay”: Bagus, keren, atau luar biasa.

“Spill the tea”: Berbagi gosip atau informasi terbaru.

Miskomunikasi: Penggunaan slang yang tidak dipahami oleh pihak lain dapat menyebabkan kesalahpahaman atau miskomunikasi dalam komunikasi sehari-hari. Perubahan Makna: Slang seringkali memiliki makna yang berubah-ubah dan dapat bervariasi di antara kelompok-kelompok yang berbeda, yang bisa menyulitkan pemahaman yang konsisten.

Perubahan Norma Komunikasi: Slang dapat mempengaruhi norma-norma komunikasi dalam masyarakat, terkadang dengan cara yang tidak diinginkan atau merubah cara orang berinteraksi secara umum. Kesalahpahaman Generasi: Perbedaan penggunaan slang antar generasi bisa menyebabkan kesalahpahaman atau bahkan konflik antara kelompok yang lebih muda dan lebih tua.

Pertanyaan peserta mengenai bagaimana cara mengemas Bahasa Slang agar dapat diartikan dengan makna yang lebih positif  karena tidak semua kata-kata slang itu bermakna negatif.

Terkait pertanyaan tersebut dijawab oleh Mawar Rahmadita dengan jawaban yang lugas “Dengan memfilterisasi bahasa-bahasa melalui tontonan, edukasi, cultur serta hubungan yang dibangun antara para generasi menyesiakan dimana kita berada. Jika tidak adanya filterisasi bahasa slang ini sendiri dapat menimbulkan kesalah pahaman terkait pemahaman makna dalam berkomunisasi”.

Komunikasi dilakukan dengan orang yang tidak familiar, ketika berbicara dengan orang yang tidak akrab dengan bahasa slang yang digunakan, penggunaan slang dapat menyebabkan kebingungan atau salah paham makna sedangkan dalam konteks akademis atau penulisan resmi, slang sebaiknya dihindari karena dapat dianggap tidak profesional dan kurang tepat, ungkap Putri Ayu.

Dalam presentasinya Mawar Rahmadita menyampaikan “Menyesuaikan bahasa dengan konteks dan audiens merupakan kunci dalam komunikasi yang efektif. Dalam menyeru kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran, perlu dipertimbangkan latar belakang, tingkat pemahaman, dan kondisi lawan bicara atau pendengar agar pesan dapat diterima dengan baik. Hal ini termasuk menghindari penggunaan bahasa slang yang tidak dipahami oleh semua kalangan”.

Perubahan bahasa generasi Milenial menunjukkan bagaimana generasi ini beradaptasi dengan teknologi dan menggunakannya untuk menciptakan cara-cara baru dalam berkomunikasi. Bahasa slang merupakan bukti kreativitas dan fleksibilitas generasi milenial dalam menghadapi perubahan budaya dan teknologi. Terlepas dari tantangan dan kritik yang ada, tidak dapat disangkal bahwa bahasa milenial, termasuk bahasa slang, menjadi bagian penting dalam komunikasi modern dan mencerminkan identitas dan dinamika sosial generasi ini.

Moderator dalam panel room Mawar  Rahmadita dan Putri Ayu yang menyambungkan jawaban dari mawar dan sangat menekankan terkait bahasa slang dengan kata : “Anjaaayyy” karna bagi para audiens khususnya moderator terkait materi yang Mawar dan Putri Ayu bawakan sangat menarik sekali untuk dibahas lebih lanjut dengan penjelasan yang lebih BOOM BASTIS tentunya. (Dimas)

UTUSAN FUSHPI MENGHADIRI ACARA PEMBUKAAN IC-MUST (INTERNATIONAL CONFERENCE ON MUSLIM SOCIETY AND THOUGT) UIN SUNAN AMPEL SURABAYA 2024.

Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang, mengutus perwakilan Mahasiswa dan Dosen untuk mengikuti acara pembukaan IC-Must (International Conference on Muslim Society and Thougt) UIN Sunan Ampel Surabaya 2024.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Fakultas Ushuluddin dan juga Filsafat yang ada di Indonesia bahkan di luar Negeri. Diikuti juga oleh Fakultas lain seperti perwakilan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang dengan mengirimkan 7 perwakilan dari Mahasiswa dan 1 Dosen dengan jumlah artikel sebanyak 2 artikel ilmiah. (Selalsa, 25 Juni 2024).

Berangkat dari kediri rombongan ATLAS melaju langsung ke UIN Sunan Ampel Surabaya start dari Gersik pukul 07.00 wib dan tiba di UIN Sunan Ampel Surabaya pukul 07.40. Sesampainya di UIN Sunan Ampel Surabaya rombongan ATLAS langsung mengisi daftar kehadiran dan mengikuti acara pembukaan IC-Must (International Conference on Muslim Society and Thougt) UIN Sunan Ampel Surabaya 2024.

Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang, mengutus perwakilan Mahasiswa dan Dosen untuk mengikuti acara pembukaan IC-Must (International Conference on Muslim Society and Thougt) UIN Sunan Ampel Surabaya 2024.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Fakultas Ushuluddin dan juga Filsafat yang ada di Indonesia bahkan di luar Negeri. Diikuti juga oleh Fakultas lain seperti perwakilan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang dengan mengirimkan 7 perwakilan dari Mahasiswa dan 1 Dosen dengan jumlah artikel sebanyak 2 artikel ilmiah. (Selalsa, 25 Juni 2024). Acara pembukaan ini dipimpin oleh MC dan diawali dengan pembacaan ayat suci al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars UIN Sunan Ampel Surabaya. Kata sambutan yang disampaikan oleh Prof. Abdul Kadir Riyadi, Ph. D. Kemudian kata sambutan sekaligus peresmian acara yang di sampaikan oleh Rektor UINSA Surabaya, Prof. Dr. H. Ali Mudlofir, M.Ag. Dalam kata sambutannya, Beliau berharap semoga kegiatan ini dapat terlaksana secara baik hingga selesainya acara sampai tanggal 26 Juni 2024 mendatang. Beliau mengucapkan permohonan maaf kepada para peserta jika ada kekurangan dalam proses pelaksanaan dan penyambutan Beliau berharap bahwa silaturrrahmi tetap terjaga salah satunya melalui konferensi ini.

Kegiatan ini ditutup dengan do’a dipimpin oleh Dr. Ghozi, Lc, M.Fil.I. selaku dosen Fakultas Ushuludain dan Filsafat. Setelah selesainya acara, Tim ATLAS yang menjadi perwakilan dari Fushpi melaksanakan silaturrahmi dengan Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UINSA Surabaya Prof. Abdul Kadir Riyadi, Ph. D. Tim ATLAS menyampaikan salam hormat dari Dekan Fushpi (Prof. Dr. Ris’an Rusli, MA) kepada Prof. Abdul Kadir Riyadi, Ph. D. dan dilanjutkan sesi foto Bersama.

Prof. Syed Farid Alatas dalam pemaparannya beliau menyampaikan bahwa tradisi ilmu yg ada di amerika latin terjadi kemerosotan berterusan hingga penghujung masa penjajahan. Perbedaan “penjajahan” struktur penjajahan dan kolonial. Terkait Sosiologi tidak pernah ada sosiologi korupsi: ini menjadi acuan kalau kita hanya meniru pemikiran barat “penyakit pemikiran” yaitu birosentrisme. Tujuan menyahjajahkan ilmu Ibnu Kaldun dipandang dalam kajian islam seolah-olah Ibnu Kaldun hanya relvan dlm kajian islam, ucap orang-orang barat, padahal Ibnu Kaldun adalah ahli dalam bidang sosiologi. “Ibnu Kaldun membuktikan bahwa orang asia itu bukan bangsa yang malas”, probumi itu malas adalah mitos. Tema yang tidak di perhatikan di penelitian eropa yaitu tema kebodohan, kebodohan adalah tema yg pernah di kaji oleh beberapa peneliti salah satunya ali sariyati, beliau meneliti sifat-sifat kekeledaian atau kemalasan. Menurut Prof. Syed Farid Alatas fenomena kebodohan harus dikaji secara sistematik. Di Iran Ari Sariati memhasan tentang kekeledaian karena di iran ada konsep kejadongan: jahat bodoh sombong. Di malaysia di jadongan (jahat, bodoh, sombong) tdk mengakui /kebodohan. (Dimas & Sulaiman)

ATLAS ROAD TO IC-MUST (INTERNATIONAL CONFERENCE ON MUSLIM SOCIETY AND THOUGHT) UIN SUNAN AMPEL SURABAYA 2024

Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam – UIN Raden Fatah Palembang, mengirimkan 7 utusan Mahasiswa dan 1 utusan Dosen menuju ke Surabaya pada kegiatan iC-Must (International Conference on Muslim Society and Thought) yang diadakan oleh UIN Sunan Ampel Surabaya pada tanggal 25-26, Juni 2024.

(Minggu, 23-06-2024). Tim yang berangkat menggunakan transportasi darat dengan memanfaatkan mobil dinas Rektorat yang telah dipercayakan oleh Rektorat dan mendapatkan support serta dukungan secara penuh oleh Rektor UIN Raden Fatah Palembang (Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag., M.Si). Begitu banyak cerita suka dan duka selama perjalanan yang dialami oleh para Mahasiswa, Dosen dan Driver yang membimbing perjalanan menuju ke Surabaya.

Perjalanan diawali dengan Apel Perpisahan yang dilaksanakan di halaman depan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam untuk melepas Mahasiswa dan Dosen menuju ke Padang, Apel dilaksanakan pada pukul 14.00 – 14.15 WIB. Perjalanan selanjutnya menyiapkan oleh-oleh yang akan dibawa ke Surabaya nantinya, waktu telah menunjukkan pukul 14.35 WIB. Perjalanan dilanjutkan menuju ke arah Surabaya, berhenti sejenak di daerah Km. 3,5 Sudirman membeli asupan makanan dan minuman selama diperjalanan karena perjalanan yang akan ditempuh sangat jauh, bisa memakan waktu selama kurang lebih satu hari satu malam.

Melanjutkan perjalanan dan berhenti di salah satu masjid di Rest Area untuk sholat jama’ Zuhur dan Ashar, kemudian makan siang bersama di tempat makan yang berada di rest area pada Km 247 Semarang kemudian lanjut lagi perjalanan menuju ke Surabaya. Perjalanan dihiasi dengan cerita suka dan duka sesuai dengan apa yang dirasakan oleh para Mahasiswa seperti pendapat mereka sebagai berikut:

Seperti yang diungkapkan oleh Dwi Revalina Dly (Mahasiswa Prodi TP), ia mengungkapkan bahwa; ”Walaupun melalui jalur darat. Semangat untuk berpartisipasi ini tidak surut bahkan menjadi kesenangan karna kami bisa menikmati waktu bersama lebih panjang lagi.  “Mudah-mudahan dengan meluncurnya perjalanan Atlastic road to Surabaya akan ada perjalanan Konferensi Internasional Atlastic ke seluruh penjuru Indonesia dan membuat Fushpi semakin Melesatttt, UIN semakin Mendunia.”

Putri Ayu (Mahasiswa Prodi IQT) juga mengungkapkan rasa suka citanya selama diperjalanan; ”Perjalanan yang sangat menyenangkan karena karena banyak menemukan hal-hal unik selama perjalanan, contohnya: roti Dwi Revalina yang hilang, padahal rotinya diduduki dia sendiri dan sdh menuduh Dimas yang mengambil rotinya 😂, tapi hal ini semualah yang membuat perjalanan semakin seru dan asik.

Berikutnya rasa suka cita yang diungkapkan oleh Sulaiman (Mahasiswa Prodi IQT) ia mengungkapkan; “Ada cerita disetiap perjalanannya dan ada buah manis dibalik sebuah jerih payah” itulah yang selalu tertanam pada ATLAS group, walaupun memakan waktu yang panjang untuk sampai ke tujuan namun tidak mematahkan semangat ATLAS untuk semakin berkembang, dan tentu meningkatkan kualitas ATLAS group, saling melengkapi satu sama lain, ada yang selalu memutar lagu galau (Putri Ayu) ada yang selalu Jedag-jedug tapi merenung (Mawar) dan masih banyak keseruan lannya yang akan tertuang disetiap perjalanan lanjutannya.

”Keseruan yang gak ketulungan ucap (Dimas) walaupun menggunakan kendaraan darat dan berbagai cerita diceritakan sambil menikmati keindahan alam. Apalagi ini pengalaman pertama saya ikut dalam conferensi luar Palembang semoga bisa ikut conferensi selanjutnya” ungkap Adelia dan Dwi Revalina (Mahasiswa Prodi TP).

Disetiap perjalanan dan juga cerita yang dialami oleh tim atlastic tidak luput dari dukungan dan perhatian yang diberikan oleh Dekan Fushpi. Beliau mengatakan untuk selalu memberikan kabar disetiap perjalanan melalui grup chat yang ada. Perhatian yang diberikan oleh dekan fushpi selalu menjadi motivasi untuk setiap langkah yang dilalui oleh tim atlastic.

Itulah beberapa ungkapan suka cita yang dialami oleh para Mahasiswa yang menjelajahi perjalanan yang jauh namun banyak lagi cerita suka cita yang dialami sehingga perjalanan menuju ke Surabaya sangatlah berkesan bagi mereka dan semoga Fushpi selalu Melesat, UIN selalu Mendunia dan Atlas selalu senantiasa Berkualitas. (Dimas & Sulaiman)